Wednesday, April 16, 2003

Bali,..beberapa titik dibalik embun...



Tulisan ini aku tulis untuk seorang teman, yang kepadanya aku pernah berjanji tuk menulis tentang sisi lain tentang bali. Lalu, mulai darimana?

Bagaimana jika dimulai dari hal-hal yang umum? Jika kepada kita ditanyakan tentang Kuta, Sanur, Nusa Dua dengan segala kegermelapannya, atau Ubud dengan citarasa seninya, atau tentang gemerlap lain dunia pariwisata, Jimbaran dengan kafe ikan bakarnya misalnya.

Pernahkah kamu berfikir bahwa yang ada di Bali tidak hanya itu? Ada lagi kah? Tentu saja. Banyak, sangat banyak. Tapi tentu saja tidak semua bisa aku tuliskan disini. Mungkin akan bersambung menjadi beberapa tulisan lanjutan.

Sekarang kita mulai. Siap? Aha...relax...

Pohsanten, Kenangan KKN



Nama desa ini Pohsanten, yang berarti Mangga yang harum. Terdapat beberapa versi asal mula nama pohsanten, antara lain pesatan yang berarti persinggahan dari ladang kemudian Poh santen, mangga harum yang awal mulanya dulu ada sebuah pohon mangga yang harum menjadi tempat berteduh warga yang pulang dari ladang. Tapi terlepas dari apapun versi namanya, Pohsanten meninggalkan banyak kenangan di hatiku. Bahkan, satu kenangannya melekat dalam kulitku, sebuah tattoo kenang-kenangan dari kepala dusun Rangdu, salah satu dari empat dusun yang ada di Pohsanten.

Di desa itu, sebenarnya tak ada sesuatu yang luar biasa yang ada. Biasa-biasa aja, seperti kebanyakan desa lainnya, namun memberi sensasi yang berbeda tiap kali menginjakkan kaki di desa itu. Sensasi persaudaraan, pertemanan ada disana. Selama dua bulan dulu aku berbaur disana menyatu dalam keseharian masyarakatnya. Ketika kerja bakti, sekaadar ngobrol atau sesekali bersama-sama menggelar seminar. Seminar? Yeap Sekaa Minum Arak, perkumpulan minum arak.

Mengingat desa itu, ingat pula aku pada beberapa tradisi seni yang pernah kurasa ketika disana, walau bukan dari desa itu. Joged Bumbung, adalah sebuah seni tari yang lumayan erotik. Kalau di jawa, mungkin sejajar dengan tayub yang banyak beredar di jawa tengah. Joged bumbung dimainkan oleh satu sekaa yang terdiri dari penabuh gamelan bambu dan beberapa penari. Biasanya, penari-penari memulai dengan tarian yang sederhana, untuk perlahan-lahan meningkat ke yang lebih rancak. Ketika suasana mulai menghangat, satu persatu penonton yang awalnya hanya menonton menikmati tarian, satu satu terjun ke kalangan turut menari. Terkadang, tariannya aneh-aneh bahkan menjurus erotis. Setelah dua atau lima menit, mereka menyisih sambil menyelipkan beberapa lembar ribuan ke tangan penari. Penari-penari terus berlanjut, dan selang-seling berganti dengan penari lain. Seperti juga hiburan tradisional lainnya, dalam joged bumbung ini juga melahirkan idola-idola lokal tersendiri. Jika seorang penari idola muncul, tak jarang banyak penonton yang berebut untuk menari bersama, dan dengan begitu tak jarang pula cekcok dan pertengkaran terjadi. Begitulah adanya.

Turut teringat pula, tradisi lain yang ada di bali ini tak hanya di desa pohsanten. Judi Bola adil. Perjudian yang mungkin dimulai dengan kecil-kecilan, seringkali merupakan pertaruhan yang besar. Bola adil ini sangat diminati banyak orang karena hadiah yang ditawarkannya sangat menggiurkan. Bagaimana permainannya? Anggap saja anda seorang bandar, anda punya selembar papan yang terdapat cekungan tipis bergambar yang simetris dan selembar papan yang berisi gambar-gambar tertentu. Bola yang bulat, anda putar dalam papan pertama yang berisi cekungan tadi dan para petaruh memasang taruhannya pada papan satunya yang berisi gambar-gambar yang sama dengan yang ada dipapan satunya. Dimana bola berhenti,disitulah letak pemenangnya. Jika anda bukan bandar dan anda seorang petaruh, maka ketika gambar yang anda pasang tadi sama dengan gambar tempat berhentinya bola, maka bersoraklah anda karena limaratus rupiah yang anda pertaruhkan akan berubah menjadi limaribu rupiah. Menggiurkan bukan?

Tradisi lain yang berbau perjudian adalah Tajen. Tradisi ini mungkin sudah sering anda dengar, yakni tentang sambung ayam. Tajen biasanya dilakukan pada hari-hari tertentu mengiringi sebuah upacara agama dan tradisi, namun tak jarang ia menjadi arena perjudian total. Tertarik terlibat didalamnya? Jika anda ingin turun kedalam arena,
minimal anda harus punya seekor ayam jago yang bernyali dan dipasang pisau tajam pengganti tajinya dan siap diadu dengan lawannya. Jika tidak memilikinya namun tertantang untuk bertaruh? cukup puaslah anda dengan mendukung satu diantara dua ekor ayam yang terlibat. Pertaruhan bisa segera dimulai setelah itu.

Ya. Banyak tradisi. Namun, ada satu nama yang tak bisa dan takkan pernah bisa aku lupakan dari pohsanten. Putu Raetaq, kepala dusun rangdu.
Sosok satu ini terhitung luar biasa. Masih muda dan sudah menjabat sebagai kepala dusun. Mantan jawara desa, namun lembut hatinya. Tak memandang kita berasal darimana, selama pertemanan dan persaudaraan menjadi baju kita bersamanya, maka ia adalah sosok yang sangat berarti.

Gumung : Buangan yang bergeliat..



Buangan? Ya begitulah. Dusun gumung adalah dusun buangan dari desa induknya, Desa Tenganan. Kenapa terbuang? banyak alasan untuk itu. Karena melanggar awig-awig adat, atau karena hal-hal lain. Desa ini terletak di balik pegunungan di daerah Karangasem. Interaksi dengan desa ini aku tak begitu lama, hanya seminggu so ga terlalu bisa memberikan informasi yang mendetail. Beberapa hal yang aku ingat adalah, bahwa mereka ingin bangkit menghapus imaji tentang orang-orang buangan yang tertinggal --ditinggal?-- dibandingkan desa-desa sekitarnya. Mereka berusaha bangkit dengan membangkitkan jatidirinya melalui simbol-simbol kemajuan fisik.

Kurun masa berinteraksi disana adalah ketika aku terlibat dalam Kepanitiaan Kemah Ilmiah Mahasiswa Ft Univ Udayana --SC boo--, yang melakukan pengabdian masyarakat di dusun itu. Mereka tak menginginkan banyak, hanya satu hal: jembatan untuk membuka diri mereka dari isolasi. Begitu parahkan isolasinya? Yeap. Sisi Utara, untuk menghubungkan mereka ke desa induk Tenganan, mereka musti naik turun bukit menapaki jalan setapak yang berliku, sedang di sisi barat, mereka terhadang sebuah sungai tanpa jembatan yang seringkali banjir yang tentu saja menghambat langkah mereka untuk memasarkan sumber alamnya. Beberapa produk dari dusun ini adalah ate, yakni semacam kerajinan tangan dari batang ate yang dibentuk menjadi berbagai pernik accessories yang cukup mahal harganya disamping produk alam
yang menjadi favoritku, Tuak. Hahahhaa, ya... tuak Gumung adalah yang paling enak se Bali. Manis dan keras. Sensasinya luar biasa. Biasanya, mereka memasarkan produkknya itu ke desa sebelah di Bungaya atau Sidemen, yang selanjutnya dikumpulkan oleh para pengepul untuk diolah menjadi berbagai produk lainnya, misalnya arak dan gula aren.

pernah aku bersama edmun kembali kesana, dan mendapati hal yang tak jauh berbeda. Masih terisolasi dan sendiri. Jembatan yang mereka minta tentu saja tak dapat kami penuhi karena apalah yang mahasiswa punya? Hanya proposal yang bisa kami ajukan untuk membantu sementara pemerintah daerahnya tak sepenuhnya berniat mengabulkannya. Mereka hanya dibutuhkan ketika pemilu, untuk diambil suaranya, dan setelahnya terabaikan. setali tiga uang dengan desa-desa dipelosok lainnya. tetap berpeluh mencari jati dirinya.

Subaya: Tarian perang yang kosong



Desa subaya, terletak di daerah kintamani. Nasibnya tak jauh berbeda dengan desa-desa tertinggal lain yang ada di bumi pertiwi ini. Kurangnya sarana pendidikan membuat desa itu terlihat kuper ditengah gemuruh arus informasi yang menjejalinya. Di desa itu, televisi sudah masuk, listrik sudah ada. namun karena tingkat pendidikan yang jauh dari memadai, smua itu membuat mereka terlihat sangat wagu menyerap semua itu. Berbahasa indonesia secara kaku, itu sudah terlihat keren disana.

Aku sempat beberapa hari berada di desa itu. Bukan kebetulan, pada saat yang bersamaan sedang dilangsungkan sebuah Upacara Agama di Pura Desa, yang setiap warga desa wajib menghadirinya. Karena kedekatan sobatku yang ada disana, mas Ipung, kami diijinkan melihat upacara itu dari dekat, namun bagi kami sudah cukup jikalau hanya bisa menonton beberapa tarian dalam pura itu.
Tarian perang adalah salah satu diantara beberapa tarian yang di persembahkan dalam upacara itu. Terdiri dari beberapa kelompok, lelaki dan perempuan terpisah. Dari gerakan dan iramanya, taukah apa yang kulihat?

Ah, ada jiwa nakal, ada jiwa berontak, ada nada protes, ada semangat....smua ditampakkan dalam tarian itu...tarian perang..persembahan untuk sang hyang widi wasa......




Monday, April 07, 2003

Pitutur Tiyang Wicaksana


.........kalepataning manusa ing ngarsanipun Gusti Allah

kita padha nglambrang kaya wedhus, dhewe-dhewe kang kita ener
Yehuwah wus ngawasake saka ing swarga marang para anaking manusa, apa ana kang mawa budi, kang ngupaya Allah
Wus padha nasar kabeh, sagolongane wus dadi banger, ora ana kang gawe becik, sijia bae ora ana.
iya kaya kang wus katulisan, wiraose: Ora ana wong kang bener, siji bae ora ana....
lan dalaning tentrem rahayu ora disumurupi; padha ora duwe wedi asih marang Gusti Allah.
Marga kabeh wong wis padha gawe dosa sarta koncatan ing kamulyaning Allah.
Nanging sabdanipun Gusti Allah wus nggolongake samubarang kabeh marang pamengkuning dosa.

Thursday, April 03, 2003

........offline::



pindahannnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn
bye waturenggong IV dimana kegelisahan pernah bertahta dihatiku.....dan ga tau ne, kapan bisa onlen lage.... cyaaaaaa and maybe akan ada beberapa kejutan after this...






Wednesday, April 02, 2003

Akhirnya...

Pada akhirnya.... perjalanan kita telah sampai di batas... ketika tak pernah ada lagi sapa, ketika itu juga rasa kita menghilang...
Menyakitkan memang.... tapi begitulan hidup... tak pernah ada yang abadi. Begitu juga dengan hati kita...
Hm....bukan aku ingin mengatakan bahwa kita berdua tidak setia, tetapi... justru di sinilah kesetiaan kita terbukti. Kesetiaan untuk tetap berpegang pada nilai dan pilihan kita. Duh.... kita tak pernah tahu yah... bahwa canda kita dahulu telah menjadi duri bagi hari-hari kita selanjutnya...

Terima kasih untuk 2 tahun perjalanan kita... tapi itu tak akan lagi membuatku menengok ke belakang... karena hidup terus bergulir... tidak boleh tertambat di masa lalu...

to : mas darry ...

Sunday, March 30, 2003

MysticsBali









...ia kehilangan kenangan indahnya...





..dan mereka bergerak...





selengkapnya


Saturday, March 29, 2003

Topic



* Retrieving #semarang info...
[23:33:39] * afterlife-- changes topic to '::.'Http://ircsmg.blogspot.com - Be a better Man! [23:33:10] * Ophie^ (vey_ns@202.158.79.5463) Quit (Exit: ndak ada exit msg ah.. ntar dijadiin topic lagi.. huehhe.. luv u hunny...sweet dream yah...)'

Ga cuma topic, dapet space disini juga :P hehhehehee


Rindu Kak Joe



Entah kenapa, tiba-tiba gw rindu sama Kak Joe. Nama lengkapnya, Julie Klass tinggal di Nl. Gw kenal sosok ini lebih dari dua tahun yang lalu, yang sudah kuanggap kayak kakak sendiri. Dia lah satu-satunya anak irc yang gw panggil Kak. Begitu penting? Iya donk, klo ga ngapain juga dipentingkan.

Sosoknya baik, keras kepala, juga baik hati. Sering gw curhat, ngomel ke dia. Begitu juga sebaliknya. Dia banyak nasehatin gw, tentang banyak hal. Tentang cewe, studi, bahkan dulu doi paling getol ngingetin aku untuk sholat subuh. Subuh? Iya. karena kami banyak chat pada jam itu. Dan gw berrjanji jujur padanya. So? kadang kadang klo gw blom sholat, enggan nyapa dia. Mumpet pake nick lain. Klo ditanya, aku boong kan dah janji...klo aku jawab jujur..dia ngomel. Aku sayang dia.

Kak joe, lama ga ada kabarnya. Kemana ya? di YM ga ada, apalagi di Irc. dulu doi selalu pake nick Sharron_nl. Mungkin ada beberapa yg kenal dia? kasih tau donk... gw kangen. Hehehhe.. kak joeeeeeeeeeeeeeeeeee.. kangen neeeeeeeeeee


Wednesday, March 26, 2003

duh..



die die die bush die

maling teriak maling



Anggota pasukan koalisi menemui banyak problem di beberapa wilayah Irak saat menghadapi pasukan Irak karena mereka menyamarkan pakaian mereka dengan pakaian orang sipil serta melakukan serangan secara mendadak. “Ini merupakan suatu kejahatan perang yang serius,” papar pejabat tersebut.


Maling teriak maling,....kejahatan perang? siapa yang memulai? siapa penjahatnya? ada disini

Saturday, March 22, 2003

My fav server on irc.austnet.org



'@(@@@@@@@)@. (@@) ` . '
- . @@'((@@@@@@@@@@@)@@@@@)@@@@@@@)@
- @@(@@@@@@@@@@))@@@@@@@@@@@@@@@@)@@` .
- @.((@@@@@@@)(@@@@@@@@@@@@@@))@\@@@@@@@@@)@@@ .
- (@@@@@@@@@@@@@@@@@@)@@@@@@@@@@@\\@@)@@@@@@@@)
- (@@@@@@@@)@@@@@@@@@@@@@(@@@@@@@@//@@@@@@@@@) `
- .@(@@@@)##&&&&&(@@@@@@@@)::_=(@\\@@@@)@@ . .'
-- @@`(@@)###&&&&&!!;;;;;;::-_=@@\\@)@`@.
- ` @@(@###&&&&!!;;;;;::-=_=@.@\\@@ '
- ` @.#####&&&!!;;;::=-_= .@ \\
- ####&&&!!;;::=_- `
- ###&&!!;;:-_=
- ##&&!;::_=
- ##&&!;:=
- ##&&!:-
- #&!;:-
- #&!;=
- #&!-
- #&=

Welcome to the AustNet IRC network
- tornado.no.eu.austnet.org - ports 6660-6669, 7000, 8888
- Sirdal, Norway.
- EU AustNet server
- This server is hosted by
- SirCon A/S
- http://www.sircon.no
- post@sircon.no
- =-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=
- Administrative info
- ===================
- *-=Admin : Hawkon (hawkon@austnet.org)
-
- *-=Opers=-* : aptiva (aptiva@austnet.org)
- : Vapid (vapid@austnet.org)
-
- =-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-=-

Battlefield




battlefield


Takkan Pernah Menyesal



Judul diatas, berasal dari lagunya sheila On seven (so7), dari album 07 Desember.
Aku menyimak pertamakali lagu ini, ketika seorang sobat, Mr. Niceguy datang dengan raut muka yangsuntuk lalu memintaku muterin mp3 yang ini. Aku sempet tertawa, namun sesaat kemudian terhanyut menyimak lirik yang ada dalam lagu itu.

Dalam lagu itu, kalau bisa kugambarkan, tentang hubungan dua orang insan lain jenis yang dihadapkan pada kondisi yang jauh dari harapan mereka, dan lelakinya (so7) menyatakan takkan pernah menyesal terhadap kondisi busuk yang mereka hadapi itu. Entah apa kondisi yang ia maksud, bukan sesuatu yang penting. Walau sebagian besar dari kita akan mengatakannya, itu masalah cinta kasih. benarkah begitu? belum sempat tanya sama mereka tuuhh...

Lalu apa dong yang menrik dari lagu itu dengan penekanan pada judulnya? Jika dipahami dengan meluaskan pikiran dan kelapangkan hati, kedalam banyak hal tulisan/judul itu bisa ditarik. paling umum, terutama bagi gue pribadi adalah tentang proses dalam menjalani kehidupan. Percintaan hanyalah sebagian kecil dari itu, sedang jika mau jujur, banyak banget sisi lain yang menuntut kita untuk membuka kejujuran hati dan mengatakan takkan pernah menyesal.

Aku pengen cerita tentang gue sendiri, apa yang aku hadapi, apa yang aku terima, apa yang aku lihat, apa yang aku dengar dan pokoknya, semua yang kualami.

Aku ga menyesal dilahirkan sebagai cowok gagah, yang karena kegagahan itu aku jadi begitu percaya diri dalam menjalani banyak hal. Banyak hal dengan percaya diri, tentu saja dengan sendirinya banyak hal lain pula yang dilalui dengan tidak percaya diri. Aku juga ga menyesal menulis banyak cerita untuk kamu, untuk mencintai seseorang yang kini jauh dari diriku, untuk melalui sebagian hidupku di terminal trerboyo, untuk menghabiskan sebagian umurku dalam dunia organisasi kampus dan tak ketinggalan, dalam dunia cyber. Singkatnya, aku takkan pernah menyesali semua yang kujalani.

Dengan menyesal, toh waktu takkan kembali berputar kebelakang kan? So? suka aja dengan lagu ini, dengan cerita hidup dan banyak kebusukan didalamnya. Kebusukan, kadang kadang kita butuhkan, bukan untuk dinikmati atau di rasakan, tapi sekadar pelengkap siklus hidup yang terus berputar. Bukankah kita juga membawa sesuatu yang busuk yang keluar dari lubang anus kita?

Aha..aku bersyukur atas semua yang kujalani, karena, kata orang bijak, bersyukur adalah pencapaian kebahagiaan tertinggi. Aku ingin berada didalamnya.

Sekian, terimakasih.



Thursday, March 20, 2003

perang..perang...lageeeeeeeeee



Klo ini game kurusetra, pernyataan perang gw demen banget, banyak pasukan mati, pembantaian etnis, perampokan, semua terkesan sadis tapi hanya di game. Klo sekarang? Babi bener ne US. Ngingetin banyak hal, komentar banyak hal, melahirkan banyak orang berotak, tapi yang sekarang mimpin, otaknya ternyata pindah ke dengkul.

Diantara sebel dan benci, gw sempet ketawa baca ini. Mampus lah mereka.

Ya Allah, duniamu ini mau kiamat ya?


Koq waktu gue di Renon, yang jogging manula semua sih??? Akhirnya cuma sarapan bubur kacang ijo aja... :(
Tapi.... Renon emang ok banget koq... nggak bakalan nysel kalo ke sana :))

Tuesday, March 18, 2003

Jogging lage....



Jogging itu menyegarkan!! Percaya ga? hehehhe pagi ini di renon gw jogging. Bukan baru kali ini, tapi dah terjadwal sejak abis lebaran dolo. Hanya beberapa kali macet...beberapa kali juga bisa se, diganti dengan beberapa minggu :P~ hehehhe.

Rasanya seger banget. Badan sehat dan otak fresh. Tapi, klo blom jogging di Renon, rasanya kurang lengkap buat elu-elu pada. Makanya ke Bali, biar ketemu lapangan Renon yang banyak cewe mmooy nongkrong...mayan kan seger2 in mata ... hoohohoh...


Monday, March 17, 2003

di slap ranyii.. :P



[10:43:25] * mercury (andromeda@vw16110.melsa.net.id) has joined #bawel
[10:43:45] * Co_Depok (Andre_Dpk@vw27337.cbn.net.id) Quit (Exit: )
[10:43:57] * mercury slaps Leak around a bit with a large trout
[10:44:03] -Leak- hueehee
[10:44:08] -Leak- hehehehe
[10:44:10] -mercury- leak?
[10:44:11] -mercury- :p
[10:44:16] -Leak- mimpi apa gw semalem
[10:44:20] -Leak- lengkap
[10:44:24] -mercury- apa?
[10:44:24] -Leak- ada si montok
[10:44:26] -mercury- hiaehieahiea
[10:44:27] -Leak- heehhehhehhee
[10:44:29] -mercury- sapa aja emang?
[10:44:29] * noff1t4 (swawan@202.148.147.16782) has joined #bawel
[10:44:31] -Leak- pa kabar montok?
[10:44:52] * StaRLiGhT (WWW.COOL_@202.158.173.24127) has joined #bawel
[10:44:52] * StaRLiGhT (WWW.COOL_@202.158.173.24127) has joined #bawel
[10:45:05] -mercury- hus
[10:45:07] -mercury- :p
[10:45:09] -mercury- bayek bayel
[10:45:13] -mercury- eh bayek
[10:45:14] -StaRLiGhT- ghyf
[10:45:17] -Leak- ueuehe
[10:45:27] -Leak- masih di depan kampus?
[10:45:52] * Ulat-busuK (Muka_gilE@61.94.2.10435) has joined #bawel
[10:45:54] * ChanOP sets mode: +o Ulat-busuK
[10:45:55] * BLueJasMiNe__ (jelly@203.130.55.6288) Quit (Exit: )
[10:45:59] -Ulat-busuK- ThankS fOr tHe @.... ChanOP
[10:46:11] -Ulat-busuK- `ban Marinnna spamer!!!!!!!!!!
[10:46:11] * ChanOP sets mode: +b *!*hmaster@200.165.60.*
[10:46:11] * Marinnna was kicked by ChanOP ((Ulat-busuK) spamer!!!!!!!!!!)
[10:46:18] -mercury- hahha
[10:46:20] -mercury- gag
[10:46:24] -mercury- belakang
[10:46:26] -mercury- :D
[10:46:28] -mercury- bosen depen molo
[10:46:43] * Co_Depok (Andre_Dpk@vw27337.cbn.net.id) has joined #bawel
[10:46:44] -Leak- heuuee
[10:46:56] -Leak- ngapain di blakang? ngintip dosen vivis ya?
[10:47:05] -noff1t4- scrambelnya mana ?
[10:47:11] -noff1t4- !start
[10:47:38] * kucing-aborsi slaps budi pake celana dalam
[10:48:04] -mercury- gag
[10:48:12] -mercury- nyodok dosen dari belakang

its ranyiii :P~

test test test test test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test testtest test test

feature lain..



Tq, buat beberapa blog yang memberi gw tambahan ide untuk mempermak blog ini. Chatterbox idenya gw dapet dari aan keating, Commentlink dr bosen, User online dari Lara yg walau beda provider, tetep aja idenya dr dia.

Thanks buat smuanya...

Syarat Wajib Menulis



Harus ada Ini :



Notepad & WInamp


how bout u?

dah type banyak....error..bete ah/...

Sunday, March 16, 2003

BawelRadio



beberapa hr ini gw rajin denger siarannya bawelradio... hehhehe ada sensasi lain aja rasanya....walo ga kenceng2 amat...
mayan bagus...

radio.dalnetbawel.com:8181

Saturday, March 15, 2003

kebayangggggggggggggg....




Pertanyaan paling norak? Hm... gitu yah??
Maaf deh... besok-besok aku pilih-pilih lagi,
pertanyaan apa yang enak buat dijawab dan
nggak bikin mangkel yang ditanya :((


ada yang ngambekkkkkkkkkk.... kebayang-kebayang... *wink*
kayak gini ga yaaa.....



gitu ya? klo ngambek... :P



L O L







Out of the blue

i was almost about to loose my faith was still dreamin feared was to late, but when you came along to my surprise and stole my heart before i realize, you took me right out of the blue simply by showing that you love me too, only by giving me your everything with love for true you took me out of the blue
i was wondering with love us all about, i was trying took work it out, but when you came along to my surprise and make my frozen mind come alive,
you took me right out of the blue simply by showing that you love me too, only by giving me your everything with love for true you took me out of the blue

you let me out of the darkness you brought me to the sun, i think you must be the only one for me, cause you took me right out of the blue simply by showing that you love me too, only by giving me your everything with the air below my wings you took me right out of the night simply my feeling my heart will die only giving me your energy with the love so true you took me out of the blue


Rotterdam, 16 Maart 2003
SA. Susanto
:((

Pertanyaan paling norak? Hm... gitu yah??
Maaf deh... besok-besok aku pilih-pilih lagi,
pertanyaan apa yang enak buat dijawab dan
nggak bikin mangkel yang ditanya :((

Moga-moga ini bukan sikap kekanak-kanakan

Friday, March 14, 2003

Tim Ayam



[03:30:08] -nightmare--- dah makan n0n?
[03:30:24] -wulan- udah..thx
[03:30:27] -wulan- lo ?
[03:30:35] -nightmare--- dah juga
[03:30:39] -nightmare--- masak sendiri?
[03:30:46] -wulan- iya
[03:31:26] -nightmare--- menunya apa hari ini?
[03:31:36] -wulan- tim ayam
[03:31:46] -nightmare--- asyik ga tu?
[03:31:50] -nightmare--- gimana masaknya?
[03:32:00] -wulan- masaknya gampang
[03:32:12] -wulan- wanag brambang jahe..pake minyak
[03:32:19] -wulan- udah layu
[03:32:24] -wulan- masukin air
[03:32:33] -wulan- mendidih ayam masuk
[03:32:52] -wulan- abis itu ya dirasa aja
[03:33:01] -wulan- garam-merica-gula-kecapasin
[03:33:04] -wulan- dah
[03:33:17] -nightmare--- :)
[03:33:21] -nightmare--- weeeeeeeeeeee
[03:33:31] -wulan- ??
[03:33:35] -nightmare--- ayamnya ga di masak dulu atau di goreng?
[03:33:44] -wulan- ga...gue ga suka
[03:33:52] -nightmare--- masih setengah mateng donk..
[03:33:56] -wulan- dimasak lama gitu...minyaknya keluar semua
[03:34:00] -nightmare--- oww
[03:34:03] -wulan- malah enak..jadi setengah kaldu
[03:34:07] -nightmare--- resepnya gw post ke blog aaaaaaaa




head split............



pening.......

aha....



uih lagu itu...
sekarang lagunya dah ganti di... jadi lagunya audi, kuterimakan :P hehehhehhee
kadang kadang lagunya bimbo, tajam tak bertepi. Juga ga ketinggalan Campursari dan didi Kempot :P

Lengkap kan?



Thursday, March 13, 2003

This song i dedicated to my best friend Arif, because this song make me remember all Arif's strunggle to find the truth and also the meaning of love. I don't any propose that make Arif will sad or flash back his memory, but his strunggle and also his story give us a good point of view. That's very hard to find the core meaning of love.

Indah terasa indah, bila kita terbuai dalam alunan cinta, sedapat mungkin terciptakan rasa, keinginan saling memiliki, namun bila itu semua dapat terwujud dalam satu ikatan cinta tak semudah seperti yang pernah terbayang menyatukan perasaan kita. tetaplah menjadi bintang di langit agar cinta kita kan abadi, biarlah sinarmu tetap menyinari alam ini agar menjadi saksi cinta kita, berdua.....berdua.......
Sudah lambat sudah kini semua harus berakhir...mungkin inilah jalan yg terbaik dan meski relakan kenyataan ini...tetaplah menjadi bintang dilangit agar cinta akan abadi biarlah sinarmu tetap menyinari alam ini agar menjadi saksi cinta kita berdua........berduaaaaa...............!

Menjadi saksi kita berduaaaaaaaaaa.............!!!

Rotterdam, 14 Maart 2003
SA. Susanto

night after night, day after day




i believe in you, if no one understands
i believe in u, and i dunt realy give a damn
we live our lives on diffrent sides..
but we keep together u and i
we gonna live our lives..
i can feel d blood rushing through my veins
when i hear ur voice, drivin me insane..
night after night, day after day
evry lonely nite, dat i sit and pray
miss u!
nb:prasaan monik resah bgt :((
:: Monika 8/12/2002 10:01:53 AM [+] ::





Pure Love





mmm...what?



Dimana senandungmu kini?




sayang..met malem..pusing banget..tapi /me pengen bgt ol..
teruntuk mu hatiku..ingin ku bersuara
merangkai semua tanya..imaji yang terlintas..
berjalan pada satu ..badai slalu menggangguku..
seseorang ..itu kah dirimu kasih..
kepada yang tercinta..inginnya ku mengeluh..
semua resah di diri..mencari jawab pasti
akan kah seseorang yang kuiimpikan kan hadir
raut halus..menyelimuti jantungku.. (tentang seseorang_AADC)
nyanyi nee...uhuii..*cupps*
:: Monika 8/11/2002 08:45:27 PM [+] ::
...
:: AfterLife-- 10/16/2002 10:02:18 PM [+] ::




Denpasar, 8:15 PM 3/13/03

Kerinduan Pada Monika Abdullah1



Dear Monik,
Usai sholat maghrib, aku mutar kaset albumnya EMHA, Kado Muhammad :Tombo Ati. Perlahan-lahan, lantunan sajak dan lagu Emha berputar dan menembus relung hatiku, perlahan dan pasti. Aku menghayatinya dengan syahdu. Aku ingat, engkau pernah mengutip kalimat emha dari album ini. Katamu dulu,"Rif, inget kata Emha? Tombo ati iku ono limo perkoro. Salah satunya, wetengiro ingkang luwe..." Kalimat ini kembali mengingang di benak dan telingaku.

..tombo ati..iku ono limo perkoro..
kaping pisan moco Qur`an sa'maknane..
Kaping pindho..Sholat wengi lakonono..
Kaping telu wong kang sholeh kumpulono..
kaping papat wetengiro ingkang luwe..
kaping limo dzikir wengi ingkang suwe...


Aku menyimaknya seorang diri di kamar ini. Kamar yang biasanya ramai, penuh asap rokok, dan gurau serta tawa dari kawan-kawanku kali ini, hanya aku dan Kiai kanjeng. Kalimat puji-pujian dan shalawat melantun satu-satu. Aku mengikutinya dengan bersenandung kecil.


Ya nabi salam alaika...
Ya rosul salam..alaika..
Ya habib,..salam alaika..
Shalawat tu waaa alaika...
Ya nabi salam alaikaa..
Ya rosul salam alaikaa..
Ya habib salam alaikaaa...
Sholawat tu waaa alaika...
Ya nabi salam alaika...
Ya rosul salam... alaika...
Ya habib salam alaika....
Shalawatu waa alaika...
Sholatullah salamullah..ala tohaa Rosulillah...
Sholatullah..salamullah..ala yassin,..Habibillah...


Tak terasa, dalam senandung itu, air mataku menetes. Pelan dan pasti. Aku ingat engkau, aku ingat ajal yang pasti kan tiba,
aku ingat bunda yang mengandungku, aku ingat mereka yang pernah hadir dan pergi dalam hidupku. Aku merindukanmu. Aku merindukan mereka semua.

Ya Allah, aku hanya ingin Monik bahagia. Terlalu sering aku mendzaliminya, terlalu sering aku menyakitinya. Tak sanggup aku menipu diriku untuk mengatakan tidak mencintainya. Aku mencintainya dengan seluruh hidupku. Mengenalnya, adalah anugerahMu yang paling indah dalam hidupku, walau itu hanya sesaat. Bisakah Kau hentikan airmataku ini ya Allah? Aku ingin berhenti menangis dan menjalani sisi lain hidupku. Aku ingin membahagiakan mereka semua. Mereka yang hadir dalam hidupku dan itu tak bisa kulakukan dengan tangis. Aku ingin maju dengan tangan terkepal, melibas semua rintangan yang ada. Seperti dulu ketika kau angkat aku dari Terboyo, aku ingin melakukannya lagi. Untuk-MU, untuk Ibu, untuk Monik, untuk semuanya.


sholatullah salamullah..
ala tohaa rosullilah...
Sholatullah...salamullah...
ala yasin.. habibillah...


tawasalna..bi bismillah...
wabil hadzi Rosulliah..
wakullimuja..Hidzillillah..
bi ahlil ba`driya Allah..


Dear Mon,..
aku rindu kamu, dan aku tak tau engkau kini dimana. Banyak kawanku berkata agar aku melupakanmu dan mencari gantinya yang lain. Tapi aku ga pernah sanggup...dan aku pun tak ingin memulainya..walau pelarian-pelarian kecil pernah kubuat..namun setiap kali kaki ini hendak kulangkahkan, kembali aku terlempar jauh kebelakang...engkau tak tergantikan.

Mon,..
tadi sempet si niceguy2 dateng. Dia dah mampu ngatasi masalahnya. Aku ikut seneng, walau setelah ini mungkin dia akan jarang nongol di kost, yang biasanya karena kehadirannya suasana jadi meriah. Dia datang tiba-tiba, dan melihat mataku sembab. Sebelum dia bertanya banyak, kukatakan padanya bahwa aku abis nangis. "Aku inget monik, "kataku padanya.
"Aku kangen..."

Dia mengerti betul suasana hatiku, menemaniku sebentar lalu meninggalkanku. Ngga kuat dengar lantunan puisi dan shalawat Emha, katanya. Kutahu ia hanya berseloroh, dan membiarkanku menikmati waktuku. Mengenangmu, mengingatmu.

Terbayang dibenakku, senandungmu dulu, tawa dan manjamu. Letupan emosimu, nasehatmu, keluhanmu. Ah..aku menangis lagi...engkau tak boleh menderita lagi sayangku...tidak. Engkau harus bahagia, dimanapun engkau kini. Dan yakinlah, aku takkan kemana-mana. Aku akan selalu ada menantimu, walau mungkin bulan depan kost ku akan pindah. Aku pengen cari suasana baru. Bosan dengan semua yang ada disini. Soal biaya, biarlah nanti aku usahakan. Dimana ada kemauan disitu ada jalan, dan Alhamdulillah, aku selalu mampu mengatasi kebuntuan-kebuntuanku. Aku tau, doamu selalu hadir dalam hidupku.



1 Yang Mau tau ttg monik klick disini.
2 Untuk tau ttg Mr. Niceguy, silakan lihat artikel Lelaki Muda Itu dan Masalahnya. klick disini.


Wednesday, March 12, 2003

Re Invite



Beberapa Nama gw invite ulang, setelah sebelumnya ada pembersihan masal. Semoga ga keberatan. Nama-nama lain yang pengen gabung, silakan hubungi gw dengan 3 cara berikut, kirim email kesini, tulis di chatterbox, atau kirim noteop ke leak. Gampang kan? Dan ini berlaku untuk semua...tentu saja yang berminat....



Make Chatter Box



Uh ini sebenarnya pertanyaan paling norak yang gw jawab disini :P, untuk vera, gimana caranya pake chatterbox? gampang. Anonymous itu ganti dengan namamu, lalu url silakan isi web mu atau emailmu dan bisa juga alamat yang lain yang kamu suka, lalu bawahnya pesan atau cletukan yang pengen kamu sampaikan. Lalu klick post. Setelah itu Refresh atau pejet F5. Gampangkan?

Good Luck!!


Tua Itu Pasti, Dewasa Itu Pilihan



Demikian, bunyi salah satu jargon iklan rokok yang ada di bumi pertiwi ini. Sebuah kalimat yang terlihat sederhana, namun mengena. Tapi agak sulit menghubungkan konteksnya antara kalimat itu dengan rokoknya. Mungkin saja produsennya pengen membuat sebuah kalimat yang mudh diingat dan berkesan dan dengan mengingat itu, maka orang tersebut dengan sendirinya mengingat produknya. Brand dr rokok tadi, melekat dalam benak pembaca. Sebuah teknik pemasaran yang jitu.

Tapi, tapi, tapi... tulisan ini tidak hendak membahas persoalan marketing dan rokok yang beredar tersebut, melainkan tentang sebuh pertanyaan yang pernah diajukan ke penulis oleh seorang kawan, ketika kami bertiga ngobrol di tempat tinggalnya. Ya, kami bertiga, ketika itu aku, edmun dan cok. Kami bicara panjang lebar tentang makna dewasa. Kutulis disini bukan berarti hasil analisa itu perfect, melainkan justru sebaliknya, butuh pendapat lain. Begitu kira-kira maksud dibalik tulisan ini muncul.

Dalam diskusi kami itu, tak ada definisi yang muncul tentang makna dewasa. Buat aku sendiri rada sulit, namun pada akhirnya dicari satu kondisi sebaliknya, yakni antara dewasa dan kanak-kanak. Seorang yang dewasa, tentu bukan kanak-kanak, dan kanak-kanak, sulit menjadi dewasa tanpa proses hidup. Nah, apa dong jadinya dewasa dalam diskusi itu?

Dewasa, ya ngga kanak-kanak. Coba perhatikan, bagaimana seorang kanak-kanak. Minta sesuatu ia merengek, ngga dikasih dia nangis. Klo punya pendapat, maunya ngotot, klo di cuekin, ngambek, klo ngompol ngga bisa mengganti etc. etc. yang jelas jauh dari kemandirian. Apa-apa tergantung sama orang lain, sama mamaknya, kakeknya, kakanya, pembantunya atau siappun dia yang ada didekatnya.

Nah, itu aja singkat cerita tentang kanak-kanak, selain tentu saja banyak varian lain dari kanak-kanak, yang misalnya suka main-main, suka seneng-seneng aja suka yang asyik-asyik aja, ga mau yg susah-susah.

Dengan melihat kondisi yang berlawanan itu, maka dewasa bisa dikatakan yang bukan kanak-kanak, yang tidak melakukan hal-hal yang dominan dilakukan kanak-kanak, dan yang terpenting, mampu mandiri. Mandiri apa? mandi sendiri? tentu kalo itu. Mandiri juga berlaku untuk semua hal kan, mandiri berfikir, mandiri berusaha, mandiri bersikap...bla bla bla.... buaaaaaaaaaaaaanyak banget.

Nah, ketika tua itu adalah sebuah kepastian, apakah Dewasa Menjadi Pilihan Anda?

anda yag tau jawabannya...


Chatter Box



Finally, disini gw kasih chatterbox. Uhmm.. dr dolo dah pengen, tapi males. Kenapa? Gw Belom siap dapet komentar-komentar aneh lewat media itu. Itu Jawabannya.

Lalu sekarang? Seiring dengan keadaan yg rasanya makin baik, semua itu siap gw hadapi. Juga, biar interaktif aja. Yang mau muji, cerca, caci, maki...silakan. Siapapun kamu.

tq for coming...


Monday, March 10, 2003

Who Is This ?



Dari track di cq counter, aku dapati IP dan Proxy ini rajin banget buka halaman-halaman disini. Siapa Ya? Kasih tau donk... email gw aja.

Mar 8 22:42:18 2003 192.169.41.52 1.0 palo23.pacific.net.sg:80 (Squid/2.4.STABLE6),
Mar 9 14:06:55 2003 202.123.228.34 1.1 192.168.1.2:3128 (squid/2.5.STABLE1)
Mar 9 16:57:55 2003 192.169.41.52 1.0 palo26.pacific.net.sg:80 (Squid/2.4.STABLE6),
Mar 10 18:30:33 2003 192.169.41.52 1.0 palo26.pacific.net.sg:80 (Squid/2.4.STABLE6),
Mar 10 21:35:51 2003 192.169.41.52 1.0 palo23.pacific.net.sg:80 (Squid/2.4.STABLE6),


Cerita dari Negeri Dongeng



Hello smua!!
malam ini aku pengen kawin.. eh salah. Pengen cerita..tentang cerita lain dr seorang temen yang dapat cerita juga dari kawannya yang lain, dan kawannya itu, mendapat cerita ini tatkala mengikuti sebuah test psycho untuk masuk ke sebuah perusahaan yang kayaknya se, cukup bonafid. Mau Tau ceritanya?

Begini ceritanya.

Katakanlah, di sebuah negeri antah berantah..eh bukan, di sebuah negeri yang kaya dan makmur, terdapat seorang putri dan seorang pangeran, yang akan mewarisi kerajaan itu. Singkat cerita, mereka akan menikah. Oya, sebut saja sang pangeran bernama Pangeran ADI, dan sang putri sebut saja putri Panca.

Namun, selalu aja ada halangan untuk menuju jalan yang lurus. Ditengah kebahagiaan mereka, seorang raksasa buruk rupa yang rupanya, raksasa paling sakti disana. Sebut saja ia Raksasa Timuus. Nah, sang raksasa yang perkasa ini, berniat jahat dan menculik sang putri. Maka diculiklah sang putri dari pelukan pangeran adii.

Pangeran adii bingung. Resah dan gelisah. malam pertama impiannya hancur berantakan. Kekasihnya yang ia cintai di culik timuus. Lalu, apa yang musti ia kerjakan? untuk melawan sendiri, ia merasa tak sanggup. Ia terlalu lemah untuk itu. Lalu, apa akal? segera dicarinya para ksatria yang perkasa dan kuat di negeri itu untuk membantunya. Lalu, didapatlah seorang ksatria muda nan gagah perkasa, ganteng dan kalem. Sebut saja ksatria Leak.

Ksatria Leak menyanggupi, dengan syarat yakni anak pertama dari pasangan adii-panca menjadi anak dia. Mengingat tak ada pilihan lain, pangeran adiii menyanggupi.

Sinkat cerita, ksatria Leak berhasil mengalahkan raksasa Timuss dan mengembalikan putri Panca kepadanya. Dan waktu terus bergulir. Sampai setahun kemudian anak pertama mereka lahir. Dan sesuai janjinya, ksatria Leak mengambil anak pertama itu, dan pangeran timuss merelakannya. Namun, tidak demikian dengan putri panca. Karena tidak tau dan tidak diberitahu, putri Panca murka. Dan dengan kedudukannya yang lebih kuat dari pangeran adii, maka ia mengusir pangeran adii.

Pangeran adii jadi terlunta-lunta kini. Ia, kesana kemari tanpa tujuan. Hatinya resah gundah gulana. Tak tau kemana arah yang musti dituju. Sampai bertemulah ia dengan seorang empu. Lalu, diceritakannya semua kejadian yang dialaminya pada sang empu. Sang empu marah, lalu dikutuklah sang putri menjadi kodok. Jadilah ia putri kodok sekarang.


Nah nah nah,....cerita berakhir disana. Namun, cerita itu tidak mengakhiri perjalanan kawan dari kawanku itu. Ada sebuah pertanyaan yang mengiringinya, yang menentukan di terima atau tidaknya ia instansi itu. Pertanyaannya adalah, "dari beberapa nama yang disebut, siapakah yang menurut anda paling bersalah?"

JIka berminat menjawabnya, silakan kirim email anda kesini. JIka benar, anda berpeluang menjadi karyawan astra indonesia, jika anda ada dalam test itu. :)


Thursday, March 06, 2003

Tahun Baru 2002 di Bali


Memories with Vera, Rey, De Mik, Ivan, Keating, etc.

Hey, entah kenapa tiba tiba gw jadi pengen nulis tentang masa itu. Hahaha, masa perpindahan kalender yang lumayan asyik, karena disana banyak di temui hal-hal asyik. Bersama Vera, Rey, Ipan, De Mik, Keating, Ary etc.

Beberapa hari sebelum pergantian tahun, vera dateng. Berangkatnya dr jakarta se, barengan. Lain bis. Trus di bali,...weeh banyak cerita terjadi. Diantaranya tentang pencapaian seorang vera, yang katanya terbaik ada di Bali. Waktu dia di Kintamani, juga di Uluwatu.

aduh, sayang ga ada waktu untuk nulis lama-lama... tapi nantilah akan kutulis lagi.. yang jelas.... dr sana... aku bisa tuturkan, pernah ada seorang cewe,...gede..keriting...ngambek pengen ikan bakar....dan dengan nekatnya ujan2 di terobos....... hahahhahhahaa


Hahahha



Gila yang mana? :P~~ yang gagah dan sexy itu ye? heuheuhueue kebayang dulu elo joged2 di tempat ipan. Si rey dah ga ada kabarnya... ilang atu atu.....


Tuesday, March 04, 2003

KANGEN!!!

Iya... kangen ama si Demik!! Hm... nggak terasa, udah 1 tahun nggak denger kabarnya...Jadi inget malam tahun baru 2002. Berhujan-hujan ke pasar buat nyari kembang... huehhee.... Hm... kapan yah bisa ke Bali lagi? Dan ketemu ama org-org gila.... :PPP

Monday, March 03, 2003

To Vera



Kemaren aku ketemu, si Demik, kakanya aida. Klo ada lowongan gawe, kasih info katanya.. :P


tears....



oh God..ada yang baru kusadari... selama ini aku yang salah.. :(( ....
aku yang mendzalimi dia...


Denpasar, 1:02 AM 3/4/03

Tirtonadi: Sebuah Momen Religius




Perjalanan dari kota ke kota, singgah dari terminal ke terminal, itu biasa buat aku. Terlalu sering, dan selalu merangsang hasrat untuk mengulang. Gairah binal, selalu muncul untuk menghadapi hal hal baru dalam setiap tempat itu. Banyak hal menarik untuk dikenang, untuk dijadikan pelajaran. Momen sentimentil tak jarang muncul didalamnya.

Demikian pula yang terjadi di Tirtonadi, Solo, dua hari menjelang bulan puasa lalu. Ketika itu, aku baru pulang dari Jogjakarta untuk sebuah pencarian yang belum usai sampai kini, dan terdampar di Terminal Tirtonadi. Saat itu, perasaan sedang kacau-kacaunya, gelisah, suntuk, emosional, dingin dan tertekan. Semua jadi satu.

Terdiam sekian lama, di satu sudt terminal, duduk menghabiskan berbatang-batang gudang garam, terdiam memandang mereka yang lalu lalang, nonton Tv yang ada diruang tunggu dengan pikiran yang ga tentu arahnya. Beberapa kejadian umum terminal terjadi disana, salah satunya, yang jarang jarang dijumpai orang, penggarukan para PSK yang ada berkeliaran disana. Unik dan ramai. Banyak orang berduyun duyun untuk mengikutinya. sampai akhirnya semuanya berlalu, dan aku kembali terdiam.

Terminal mulai sunyi, beberapa orang telah membentangkan kertas koran di pelataran ruang tunggu untuk sejenak (atau semalam?)
membaringkan badan disana dan seorang lelaki setengah baya menghampiriku. Namanya? Lupa.

Perkenalan terjadi. Singkat dan tak panjang lebar. Seperti biasa orang berkenalan di terminal, pertanyaannya pun biasa-biasa saja, tentang darimana mau kemana dari mana asalnya, mau ngapain di tempat tujuan,..bla bla bla.

Bapak itu, bercerita bahwa dirinya adalah salah seorang crew sebuah kapal di merauke yang terdampar di darwin dan di deportasi ke Indonesia, dan dipulangkan ke jakarta. lalu berusaha, untuk pulang namun kehabisan ongkos dan nebeng truk demi truk untuk sampai ke Tuban, tempat salah seorang saudaranya tinggal dan minta pertolongan.

Sampai pada satu bagian obrolan itu akan selau teringat, terutama pada saat aku dalam suasana yang sentimentil. Kutipannya begini,

"Adik asalnya darimana?", ia bertanya dulu.
"dari Demak pak. Di sebelah utara semarang".
"yang deket makam wali itu ya?"
"Iya.."
"Saya pernah kesana dulu..ziarah di makam walisongo.."
"Oya? kapan tu pak?"
"ya udah lama se dik..waktu itu rombongan. Adik jauh dari sana rumahnya?"
"Ngga se pak..justru kampung saya ga jauh dari makam sunan kalijogo. satu desa kok.."
" O ya?"

....bla bla bla bla.....

" di demak tu yang paling banyak agamanya apa dik?"
" islam la pak... yang santri banyak.. abangan juga ga kalah banyak.."
" abangan? apa itu.."
" ya islam yang bukan santri.. "
" ah masa ada gitu.."
" ya gitu yang ada pak..ada yang alim...yang nyantri..ya santri.. yang biasa aja,..islam KTP...abangan.."
" ah saya rasa kok ngga...Islam ya Islam..ga ada abangan, atau santri kalo menurut saya..kan yang menentukan DihadapanNya adalah takwa kita.."
"iya se pak.."
"adik sholat..?"
"Iya..tapi sering bolong bolong...jarang jarang gitu..."
"kok bisa bolong-bolong..?"
" he eh..sering lupa..pa lagi pas banyak kerjaan.."
"ah..kok bisa lupa...kan ga lama kan sholat itu...ga sampai sepuluh menit dan ga waktu lainnya berlimpah limpah.."
"mmm..."

Ah..sampai disitu yang menurutku cukup untuk dibuka disini...beberapa perdebatan kecil masih terjadi setelah itu, tapi dasar
pikiran lagi jutek, nasehat yang baik baik malah terasa seperti jarum yang menusuk nusuk telinga, menyebalkan dan menjengkelkan. Ia membuat kita seolah olah terpojok..dan siapa se yang mau dipojokkan. Sampai satu saat kemudian....ia minta uang 500 rupiah,
yang katanya untuk beli Bodrek.

Uh..pikiran yang ruwet dan hari yang suntuk memang membutakan semuanya. Besaran yang tak seberapa itu pun aku tolak,
dan kuabaikan permintaannya...lalu aku pergi....meninggalkannya dengan kekacauan pikiran yang menggelayut tak tentu arahnya...

Setelah beberapa lama usai kejadian itu, dan ketika hati sudah mulai tenang..kalimat kalimat yang dilontarkan bapak tadi kembali terngiang-ngiang di telinga,...

"sholat kan ga lama...dibanding dengan waktu yang diberikan dalam hidup kita,.."

Juga beberapa kalimat kalimat lain yang cukup mengusik, juga tentang permintaannya selembar 500 rupiah. ah....penyesalan selalu datang belakangan...bagaimana jika ia memang benar-benar butuh uang itu? bagaimana jika ia benar2 sakit?

KIni, sering aku mengingat ucapannya, ketika datang banyak godaan untuk meninggalkan sholat,

"Come On Rif...gak sampai 15 menit untuk menghadap Tuhanmu, dibanding anugerah nikmat hidup yang kamu peroleh, waktu 15 menit gak seberapa..ayo donk sholat..."

Begitu sering aku semangati diri. Memang ada sensasi lain, yang luar biasa dalam sholat. Kesadaran yang acapkali datang terlambat.


Dari Tracker Web Ini, Ada Yang Search dari Yahoo, dengan Key sambel padang Ni, Gue lampirin.

Bumbu Sambel Cabe Merah Khas padang



Uh ada yang pengen ngerasain sambel yang kemaren gw masak ya? Ini dia resepnya:

Bahan-bahan:
1. Cabe merah/ijo yang besar, sebanyak-banyaknya semakin banyak semakin baik.
2. Bawang Merah, tak perlu sebanyak cabe, hanya saja perhatikan tiap satu kepal cabe, minimal ada satu bawang merah.
3. Garam, secukupnya.
4. Jeruk Nipis,
5. Daun Jeruk
6. Tomat
7. Minyak Goreng, untuk menggoreng

Peralatan:
1. Cobek dan peralatan. Jika membuat dalam skala besar, enakkan pake lumpang dan alu.
2. Wajan, kompor.

Cara pengolahan.

Campur, garam, cabe, bawang merah dan air jeruk nipis jadi satu dalam sebuah cobek besar,
lalu uleg sampai hancur, jangan sampai terlalu halus. Jika ingin awet, tambahkan seikit cuka. JIka sudah selesai,
tambahkan tomat sayur yang sudah dipotong-potong dan taburkan daun jeruk secukupnya. Selanjutnya, panaskan minyak goreng secukupnya, diatas kompor tentunya,
lalu setelah minyak panas, tuangkan sambal tadi kedalamnya, goreng sampai matang. Jangan ditinggal terlalu lama, apalagi ditinggal mandi, bisa hangus nantinya.

Setelah baunya harum, dan matang, cirinya minyak yang dipakai untuk menggoreng menjadi bening,
angkatlah penggorengan itu dari kompor, pindah ke baskom jika perlu, lalu nikmati sambel itu. sama daun singkong yang direbus pake bleng dan ikan asin, rasanya nikmattttt banget.... hehehhe.



Denpasar, 12:29 AM 3/4/03

Gue Kaget dan Norak



Ini kejadian beberapa waktu lalu, usai Idul fitri. Kejadian yang sifatnya kebetulan, namun cukup bermakna untuk dijadikan bahan perenungan. Tentu saja buat aku, tidak tau buat kamu-kamu. Ada baiknya, simak aja dulu. Nanti klo dah selesai bacanya, silakan ambil keputusan sendiri.

Siang itu, hari kamis datang seorang kawan, yang mengajak kost kenalannya yang baru saja dikenalnya dalam perjalanan dari kampung halamannya. Hasratnya menggebu untuk mengajak, dan daripada bengong di kost, berangkat juga kami. Sampai di tempat yang dituju, ternyata yang bersangkutan ga ada di tempat. Hanya dua kawannya yang ada disana, dan akhirnya kami ngobrol dengan keduanya. Dua duanya cewek, cantik dan bahenol. Waktu pertama melihat mereka, perasaanku langsung "grengggg". Bagaimana tidak, keduanya tampil dengan kondisi yang aduhai untuk mata lelaki seperti kami. Satu diantara keduanya, sebut saja Rima, berbadan agak padat berisi, montok, berkulit putih bermuka oval dan rambut sebahu keluar menyambut kami -yang dikiranya temen cewe pada awalnya-, hanya dengan selembar kain pantai membalut tubuhnya dan dalemannya keliatan jelas banget. Siapa yang ngga "grengg" coba? satunya lagi, sebut saja kiki, rada mending namun ga kalah aduhai.

Lalu kami ngobrol. Kawanku tadi yang lebih banyak aktif, maklumlah Ia yang tau jalan ceritanya sampai bagaimana ia berkenalan dengan temannya itu yang mengantar kami sampai disana.

Obrolan berlanjut, panjang lebar tentang asal usul, awal mula di bali, berapa lama di bali, sampai tentang pekerjaan. Keduanya, bekerja sebagai pramuria di sebuah karaoke yang ada di denpasar. menurut mereka, kerjanya simple aja, hanya nemenin para tamu nyanyi, ngobrol dan hal hal yang ringan-ringan.

Rima, berusia 20 tahun yang rupanya seorang mahasiswi di sebuah kota di jawa barat yang ambil cuti dan kerja disini. Lalu kiki,
baru tamat SMU dan bekerja bareng Rima disini. Sedikit tampak lugu, namun tak selugu yang terlihat.

Obrolan kami datar-datar aja pada waktu itu, maklumlah baru kenal. Walau ada dugaan aneh-aneh, namun itu semua cukuplah ada dalam hati. Dan sampai disitu, sampai kami pamitan untuk balik dan menikmati bubur kacang ijo di kawasan genteng biru denpasar. Dan kejadian hari itu, takkan sampai tertulis disini, kalau tidak ada kejadian yang berkait dengan mereka keesokan harinya.

Keesokan harinya, Jumat menjelang Jumatan, datang seorang kawan lain yang tampak sekali sedang kebingungan.
Cek kali cek, tuntutan pekerjaan rupanya. Lalu, apa hubungannya dengan kejadian kamis sebelumnya?

Begini. Kawanku yang datang di jumat itu setelah berbasa basi seperlunya, bercerita bahwa Ia di kantornya, akan kedatangan seorang tamu dari Jerman yang merupakan klien istimewa yang layak diperlakukan istimewa. Seperti kebiasaan sebelumnya, oleh Boss nya, tamu istimewa selalu di servis secara istimewa, luar dalam, jasmani rohani dan salah satunya perempuan. Musti ada lady Escort yang mendampinginya. lady escort ini, menurutnya berfungsi luar dalam. Artinya, ia bekerja profesional yang membantu sang tamu untuk urusan administari apapun yang dibutuhkan oleh sang tamu, dan tak bisa dihindari adalah juga urusan biologis. Tebak sendiri lah apa maksudnya.

Dia datang padaku, dan mengeluh tentang ini, karena menurutnya, ini kali pertama ia ditugaskan si Boss untuk urusan ini. Biasanya, kawan lainnya. Aku pun bingung, dan ga tau musti jawab apa. seumur-umur ga berurusan masalah ini. Sampai pada akhirnya, teringat dua cewe yang aku kenal sebelumnya itu. Mungkin mereka tau, atau setidaknya bisa kasih referensi harus berhubungan dengan siapa.

Usai Jumatan, kami berangkat kesana, untuk bertanya tentang maksud tadi. Setelah dengan sangat kikuknya berbasa basi,
sampai juga terlontar maksud kawan tadi. Namun, sungguh diluar dugaan kami, karena si Rima justru menyediakan diri untuk itu.
Sungguh kaget dan norak aku rasanya ketika itu, karena memang dari awal aku mau berbaik sangka pada setiap orang yang aku kenal, dan sungguh gak nyangka ia multi fungsi.

Urusan selanjutnya, ya urusan si Rima sama kawanku tadi. Mereka buat kesepakatan, dan aku ga mau ikut-ikut lagi, cukup hanya sampai disitu. Dalam perjalanan pulang, si kawan ini bercerita, katanya," le, sungguh aku ga nyangka dapet kerja kayak gini,
nyari perempuan-perempuan buat tamu. Ini mungkin ya, yang membuat rejekiku yang kumakan ga barokah. Semua terasa selalu kurang."

Aku hanya terdiam, dan ga tau harus berkomentar apa. Dua kejadian di depan mata. temen yang baru aja kukenal yang banyak profesi, dan kawanku yang gelisah dengan pekerjaannya, yang menurutnya ga barokah. dan aku juga yang turut mengantar ia kesana, apakah juga ga terkait? walau alam.

Aku jadi ingat kisah aryati yang pernah kutulis, tentang kebutuhan untuk sekedar mempertahankan hidup, tentang pilihan jalan yang musti diambil, tantangan budaya, gaya hidup yang menuntut lebih banyak dari yang tersedia. Bagaimana kesimpulan anda, hanya anda yang tau argumentasinya.

Cyas..
denpasar,10:30 PM 3/3/03

in a sentimental mood



Ruby Tuesday mengalun pelan dimalam yang rasanya hening. Hanya suara keyboard, gemeritik gudang gara filter MR. Lucky dan tentu saja Jagger...lalu Wild Horses terdengar lembut...aku mengenang kamu...Miss You...

Aku rindu kamu, kusadari Love is Strong. Dulu aku pernah berteriak Time is on myside. Namun kusadari semua itu salah, waktu tidak pernah berpihak pada siapapun tak terkecuali aku. Tak ada gunanya aku menangis , it's fool to cry.

Aku hanya bisa melukis sedu dan isakmu. Bukan lukisan indah, hanya muram bahkan suram. Bahkan tampak seperti Wild Horses.Ya.. seperti kuda liar. Seperti itukah diriku? Sisi lain hatiku hanya bisa berkata, Paint it Black.

Ya.. hanya itu yang bisa aku katakan, selebihnya seperti yang kau tau, kamu adalah Angel in my heart. Tak tergantikan.
Kamu pun tau, I wanna be your man. Dan kamu tau,aku memiliki Heart of Stones. Dan dari semua itu, kita sama-sama tau, kita mengalami yang namanya Good Time n Bad Time.

Aku tidak ingin mengatakan It's All for Now. Tidak dan tak akan pernah berakhir. Aku hanya butuh sedikit Emotional Rescue.Dan hanya bersamamu, aku mendapatkan Mixed Emotions. Dalam banyak hal pula, engkau tau, I Can't Get No Satisfaction. Tapi bersamamu, semua yang dicari lengkap memenuhi isi hatiku, hanya kamu yang bisa memenuhi My Empty Heart.

As Tears Go By, I Need you Baby, dan siapapun yang mempermainkanmu dia Play With Fire. Kekasih I'm a King of Bee, dan engkau adalah Angel In My Heart, How Can I Stop Loving You. Please Start Me Up, aku ingin menjelajahi Route 66 hanya bersamamu. Dengan keriangan hati aku berharap, No Expectation.
If You Need Me, Just Remember , A Long Long While.Ketika tawa dan canda mewarnai perjalanan kita.
Terakhir yang ingin aku katakan, Everybody Need Somebody To Love.


Note: In a sentimental Mood, song by Mr. Balawan & The Others Song Title is owned by The Rolling Stones.









Denpasar, 11:47 PM 3/3/03

Dunia Sophie Is Back



Yes. Pada akhirnya, setelah tiga tahun di pinjem, foto copy novel itu balik juga. Dunia Sophie, sebuah Novel Filsafat by Jostein Gaarder. Di Indonesia diterbitkan oleh penerbit Mizan Bandung, yang mengalami naik cetak dua kali dalam dua bulan oktober (cetakan pertama) dan desember (cetakan kedua) pada tahun 1996. Copy yang aku punya, berasal dari terbitan kedua, yang kutulis tanggal copy nya, 27 Februari 1997. So? Genap 6 tahun usia buku ini di tanganku, dipotong 3 tahun dipinjam Edmund, setahun lainnya di beberapa tangan lain. Satu yang membahagiakan adalah pada akhirnya buku ini kembali. Itu yang penting. Oya, tolong jangan ada yang bilang ke Mizan karena cetakannya aku copy. Nanti dituduh melanggar Hak cipta, repot. Padahal se emang iya.

Apa se istimewanya buku ini sampai-sampai aku merasa begitu senengnya buku itu kembali? Bukankah banyak buku lain yang ngga kembali? Buku ini, banyak istimewanya. Seperti yang tadi aku bilang, ia adalah sebuah Novel filsafat. Bagi banyak orang, denger yang namanya filsafat, rasanya berat dan seret untuk dicerna dalam otak. Tapi tidak dalam buku ini. Isinya, mengenai sejarah filsafat yang dituturkan secara asyik dan tak terduga oleh pengarangnya.

Lewat seorang tokoh yang bernama sophie, yang tanpa sengaja menemukan surat kaleng yang hanya berisi satu kalimat
tanya, " siapa kamu?" Sebuah pertanyaan sederhana, yang ternyata untuk menjawabnya tak sesederhana bunyi pertanyaan itu. Kalimat tanya itulah yang kemudian mengawali perjalanan kisah sophie dalam mempelajari sejarah filsafat.

Surat kaleng itu, tak hanya satu atau dua. Banyak surat-surat berikutnya, yang kemudian atas usaha sophie, ia bukan lagi bernama surat kaleng melainkan surat bertuan. Seorang alberto Knaag rupanya yang menulisnya, yang kemudian menjadi guru filsafat sophie. Rangkaian sejarah filsafat kemudan dituturkan secara sederhana dan menarik. Sejak awal mula filsafat dikenal, di bicarakan, digugat dan dianggap penting.

Diawali tentang awal mula pencinptaan, tentang mitos mitos, para filosof alam seperti socrates, plato sampai jaman Freud
yang terkenal dengan psikoanalisanya. Tak ketinggalan tentang kisah periodesasi jaman-jaman di eropha, seperti jaman kegelapan,
renaisance, jaman barok dan romantisme. Untuk sebuah novel filsafat, boleh dikatakan lengkap walau tidak sepenuhnya. Pengaruh]
filsafat timur dan Islam terabaikan disini. Maklumlah, penulisnya orang Norwegia, yang walau menulis luar biasa tetap saja typical penulis Barat lainnya yang enggan menoleh ketimur atau mengenang kekalahan mereka kecuali beberapa penulis tentang perennialisme yang justru banyak menoleh ke timur.

Ok, tak ingin aku bertutur panjang tentang itu. Aku hanya seneng buku ini kembali. Hehehe, minat? Beli donk! dulu, tahun 1996 harganya masih 20 ribu rupiah. Dua tahun lalu di gramedia sudah 40 ribu. Gak tau sekarang berapa, yang pasti lebih mahal.

Dan jangan lupa, jika sudah baca itu, janganlah merasa sudah menjadi filosof. Itu kan awal dari sebuah proses pengenalan filsafat. Bagusnya, cari lagi referensi lain yang mungkin akan lebih berat namun melengkapi semuanya. Jika ada anda yang berminat mendiskusikannya, /me welcome untuk diskusi bareng. Kita cari tambahannya bersama sama.

cyas..

Saturday, March 01, 2003

Test



hmmm....

Friday, February 28, 2003

Uh..



Baik? dodol. Gak ada hubungannya tauk!! eh eh, rambut gw tambah panjang.. tapi tetep ga punya cewe.. hehehe :P apa hubungannya? Ga ada se..Info aja.. hohohohoh...

Soal nulis? terserah mbakyu aja dee.. mo nulis pa kaga... yang jelas..kesempatan emas lhoo :P heuhuehuehuhueuehe.... aku juga lagi ga mood nulis disini... ada ditempat lain :P dan .. rasanya si keating bakal seneng klo baca ini, bahwa Bung Tekno di Maestro bakal gw pegang lagi edisi ini hehhehe. Bingung yah? ntyar juga tau..sabar aja... :)
Huehehhe.... setelah nunggu lama, akhirnya diinvite juga. Thanks yah Le..
Sebenarnya sih dulu pernah diinvite, tapi dah expired :(( Kirain nggak akan
pernah diinvite lagi, eh.... ternyata masih baik juga :PP

Hm... mau nulis apa yah? Tapi.. apa kalo diinvite itu, artinya kita harus nulis?
Nggak juga kan Le? So... nunggu inspirasi dulu ah... baru nulis lagi...

Friday, February 21, 2003

Answer From Momz



inget ga, dulu pernah aku nulis surat untuk momz?. Ini dia jawabannya, yang sebenernya dah lama aku terima, cuman baru kali ini sempet untuk posting. Mo tau? Baca ni.....

hi

dah disampein, tapi mom ga baca ndiri tulisan mas di blog, *** kasih
summarynya aja. trus replynya kira2 gini.

kata mom tiap orang bisa memaknakan hidupnya masing2, namun hidup
sendiri itu sederhana. (apa sederhananya? sederhana karena kurunnya hanya
dalam hidup atau mati, you only live once). contoh scientific yg jelas
sekali adalah penggunaan binary (1 dan 0, kenapa cuman 1 dan 0??) jadi you
only either live or dead. so what is it in life for you? semua hal kalau
dikupas ke dasarnya, hasilnya pasti menunjukkan kesederhanaan adalah awal,
kompleksitas adalah varian. menjalani dengan kesetiaan, adalah pemaknaan
hidup yg cukup sederhana namun menghargai betul apa artinya hidup.

mmmm, kata mom mudah2an ngerti. and good luck.

luv,
&****&^


note: Thks To Momz, Thanks for ur wisdom

Sunday, February 16, 2003

Yang Ini Juga tulisan Lama

Suatu Hari Dalam Hidupku




Suatu hari dalam hidupku,.
aku berfikir,.
aku berfikir..
dan aku berfikir..


Satu hari dalam hidupku,..
kurasa semua begitu berat..
semua begitu sulit..
semua menjadi beban...


Suatu hari dalam hidupku..
semua bergejolak..
semua ingin meledak...



Suatu hari dalam hidupku,..
penuh kerinduan...


Suatu hari dalam hidupku,..
aku melihat tangis..
aku melihat tawa..
dan aku terdiam..
diam..diam dalam diam...


Satu hari dalam hidupku..
aku memaksanya berteriak...
berkata...
dan bercurah..
tidak untuk siapa siapa..
hanya untuk sebuah rasa diam..


satu hari dalam hidupku,..
aku terdiam..
diam..
semua hening...
penuh keheningan..
kelembutan tepatnya...


Satu hari dalam hidupku,..
aku protest..
Kepada Tuhan,..
kepada alam,..
kenapa kenapa kenapa..


Suatu hari dalam hidupku...
aku melihatnya tertawa..
melihatnya menangis,,
melihatnya merintih..


Suatu hari dalam hidupku,..
aku bertanya..
perlukah semua ini kutulis...
dalam goresan kata yang mati..



Suatu hari dalam hidupku...
aku begitu kuat...
perkasa dan jantan..
aku laki laki...


Suatu hari dalam hidupku,..
kudengar,"love so strong...."
"i wanna be your man..."


Suatu hari dalam hidupku,...
aku ekstase...
dalam rengkuhan irama dan hentakan nada...
dan berteriak...."time is on my side......."


Suatu hari dalam hidupku,..
aku ingin meraihmu...
membelaimu...
dalam buaian kasih.....


Suatu hari dalam hidupku...
aku berkisah...
aku bertutur...
dan aku bersajak..


Suatu hari dalam hidupku,..
aku tersenyum..manis..


Satu hari dalam hidupku,...
aku tertawa...liar...


Satu hari dalam hidupku,..
aku menghitung,.......
"how many road..must a man walkdown..."


Satu hari dalam hidupku,..
aku menari bersama angin..
mencumbu mentari dan menggoda sang fajar...
dan kaosku hilang dipantai itu..


Satu hari dalam hidupku,..
aku mendaki puncak puncak illahiah..dalam temaram kabut besakih..
letih dan puas..


Satu hari dalam hidupku,..
aku termenung,..
tenggelam dalam ide liar..aku ingin mati muda..



Satu hari dalam hidupku,...
aku bersyukur,..
dan memanjatkan puji syukur,..
bahwa hari ini aku masih tersenyum...
hari ini aku berterimakasih,..
kepada winamp, notepad dan jagger,..
ah..seandainya setiap hari seperti hari ini....Suatu hari dalam hidupku,..
tak kan ada kerinduan................ah...





Awal Desember 2002, Aku sempet nulis ini di Blognya Shaqira. Dan kini rasanya aku pengen ini tampil disini.

I Call U Lint!




Hey..Lint!
ada, sebuah perasaan yang berbeda, ketika aku membaca dirimu. Bukan, bukan. Bukan perasaan yang unik sebenarnya, hanya sebuah perasaan yang liar yang lebih tepat itu perasaan diriku terhadap dunia yang sama-sama kita masuki, dunia cyber. Dunia tanpa batas, yang menuntut kita untuk membatasi diri dengan banyak pilihan yang harus tuntas. Kuberitahu, perasaanku ini bernama kegelisahan. Aku gelisah, melihat begitu banyak efek yang tak terduga dari sebuah komunikasi dalam media irc. teknologi telah melampaui wewenangnya, dan manusia larut didalamnya. Sungguh menggelisahkan.


Eh, bingung ya? Baik, akan kucoba menata bahasaku agar kamu ngerti apa yang mau aku tulis. Begini. Kemaren, aku online, seperti biasa ngecek email-emailku yang ternyata ga ada satupun yang baru kecuali spammer yang nawarin barang yang ga jelas buatku. Lalu, seperti biasa juga membuka blog, dan posting sebuah artikel yang sudah lama aku tulis, di blog aku. Lalu, aku baca juga blogmu ini, dan rada terkejut. Kamu lagi sedih ya? Kenapa sedih terus? Dan masalahnya kenapa selalu itu-itu juga? begitu pertanyaan-pertanyaan yang merebut tahta otakku ketika itu, dan pasti akan kusampaikan padamu jikalau kamu ada di irc ketika itu.
Atau mungkin ada namun beda channel? Hehe, aku lebih sering menunggu channelku yang sepi, bicara kepada mereka yang ada, dan menikmati waktu onlineku dengan kesepian.


Hey!
Aku pengen nulis yang panjang disini boleh kan? Klo ga, besok aku delete dee..hehe. Aku mau cerita ke kamu. Satu atau dua cerita, yang aku sendiri ga tau apa itu. Hehehe..beginilah klo aku nulis, sering kali bingung memulai darimana, namun aku yakin,
akan selalu ada jalan untuk memperpanjang setiap kata. Darimana? banyak lah. Ada dari film, lagu, juga kenangan masa lalu yang tiba tiba terlintas. Asyik kan menulis tu? Makanya suka nulis. Kenapa? karena kita merdeka non!,..dan kemerdekaan yang paling dalam itu ada dihati,..dan hati hanya akan tetap seperti adanya, dan tak berguna bagi orang lain jika hanya kamu rasakan sendiri. Karena itu tulislah agar ada ia yang lain, yang mungkin merasakan yang sama dengan kita bisa menjadikan ini referensi atau bisa ngasih masukan terhadap yang kita rasakan. Wow, kepanjangan ya? yang jelas, seperti kata monik, kita adalah jendral, jemari adalah prajurit yang bisa kita komando untuk memenuhi keinginan sang komandan. Maka, bergeraklah wahai jemari,
sampaikan kata hatiku kepadanya.


Percaya ga? dalam waktu 1x24 jam dua hari lalu --sabtu sampai minggu--, aku ga ada kerjaan. Emang sehari-hari juga gitu, namun hari itu beda. Ada kawan membawakanku cd film, satu film lama, satu baru. Yang lama itu judulnya,"Ada Apa Dengan Cinta", yang kedua film Baru, "Die Another Day" -James Bond 007. Sudah nonton? kali ini aku akan bercerita padamu tentang apa yang kulihat dalam AADC. Jika ada makna yang nyerempet, itu sebuah kebetulan dan smoga ada benang merah yang dapat meringankan rintih-rintih lukamu.




--------------------------------------------------------------------------------



"Denting, yang berbunyi dari dinding kamarku, sadarkan diriku dari lamunan panjang
tapi rasanya malam ini semakin larut, kumasih terjaga.
sayang kau dimana aku ingin bersama
aku butuh semua untuk tepiskan rindu,
mungkinkah kau disana merasa yang sama, seperti dinginku..dimalam ini.
Rintih gerimis mengundang kekasih dimalam ini, kita menari dalam rindu yang indah.
sepi kurasa hatiku saat ini oh sayangku, jika kau disini, aku tenang..."


Pernahkah kamu menari dalam kerinduan?
Aku bersaksi, ia begitu indah. Tatkala jiwa dan hati tak lagi berselingkuh dengan akal, ia melahirkan ketulusan dan kejujuran.


Kutipan lagu diatas, kamu pasti tau, salah satu lagu soundtrack dalam AADC. Dan kurasa, nyaris setiap insan yang terlibat asmara dalam irc, bisa merasakan betapa kuatnya lagu ini. Aku pun merasakannya, dan perasaan jika sudah menyimak lagu ini, terasa sejuk, juga merasa tidak sendiri. Ada banyak mereka yang lain yang merasakan hal yang sama. Pernah lo, aku meneteskan airmata ketika mendengar lagu itu dan mengingat apa yang pernah aku alami di irc. Excellent!


Lalu, taukah kamu adegan mana yang paling berkesan dihatiku dari film itu?
Tatkala Cinta (si tokoh utama) menuangkan saus sambal ke baksonya, kebablasan, hingga karmen memotongnya, untuk lalu.. setelah itu, Cinta di intrograsi sobatnya tentang perasaannya kepada rangga.


Bagiku, itu adalah adegan paling natural dalam film itu, paling real. Adegan lain, bisa bisa skenario dan sutradara. Dari itu, sebuah keniscayaan bahwa cinta yang begitu kuat dalam diri seseorang, bisa dan sangat bisa mempengaruhi alam bawah sadarnya.
Tak heran, jika banyak hal-hal yang terkadang aneh terjadi dalam diri orang yang dirundung cinta. Bunuh diri, tiba-tiba tersenyum, tiba-tiba menangis, atau berteriak lantang,"aku cinta padamu wahai kekasih hatiku!!!". Yang tak jarang terjadi adalah halusinasi, seolah berbicara kepadanya, yang sebenarnya si dia entah dimana.


Kamu sedang merasakannya juga ya? Bagaimana menurutmu? begitu menyiksa? atau membuatmu tergugup dan kaku berbahasa?
Atau membuatmu riang dan membuat hatimu menari dan bernyanyi menyanyikan lagu cinta? kamu yang bisa jawab itu semua.


Sungguh, cinta bagiku adalah perasaan yang unik, yang paling murni yang khas dan tak terdefinisi. Terkadang aku protes kepada Tuhan, kenapa Ia beri perasaan ini padaku, namun kenapa belum juga Dilepaskannya takdir cintaku padanya, dari genggamanNYA.


Kamu tahu lint? saya mencintai seseorang, yang mungkin kamu pernah mengenalnya. Kekasih hati yang sampai kini dan entah kapan, tak tergantikan dihatiku. Perasaan kami indah, ceria dan riang. Melalui telepon, irc, dan YM kami berkomunikasi. Ungkapan rasa rindu, cinta kasih membanjiri saat-saat itu walo tak jarang cekcok dan pertengakaran terjadi. Namun, aku bukan siapa-siapa yang kuasa melawan takdir. Cinta kami terhalang dinding tebal ---kurasa belum saatnya kubuka apa itu bentuknya--,
yang aku sendiri tak tau entah kapan mampu merubuhkannya. Begitu juga dia. Kami hanya manusia kan?


Ini penggalan pemaknaannya tentang cintanya padaku,.



hmm Rif..cinta itu apa sehh?
Love is blind? hmm i think love is blend
campur aduk gituh..mungkin seperti gado2 ato seperti lotek? ia mencampur antara realita dengan imaji..batasnya ngak jelas..simulakrum gado2? simulakrum lotek? ah tau deeh,..yg jelas enak untuk dinikmati :)


cinta saya ma kamu..keik apa yak?
hmm mungkin gini versi gombal nya :p
saya (bersama kamu) seolah olah barusan menambatkan sauh pada sebuah dermaga atau pulau... dan mungkin, saat saya berada dalam kebersamaan bersama kamu..saya kehilangan kebebasan melihat dunia luar..tapi saya menemukan dunia baru yang membuat saya ngak terlalu kecewa karena kebebasan saya melihat dunia luar sudah terampas..
karenaa buat apa kecewa? toh saya mendapatkan semua yang saya inginkan dari dunia baru saya..so? nuthin to loose..



Indah bukan hey nona singapura?
Namun kami, sekali lagi, hanya manusia yang tak sanggp mengingkari takdir. Sampai kini kami terpisah dan belum juga dibebaskan kami untuk bersatu. Yang kuasa masih menggenggamnya mungkin ya, hahha. Its life.
Kami hanya bisa pasrah, dan terus bermunajat agar kesempatan itu datang. Aku mencintainya. Kami pun, terkadang mengumbar kekesalan kami kepada cinta ketika kami sadar begitu banyak liku menghadang untuk menggapainya,

"Cinta, kukubur bangkaimu, kau membunuh terlalu banyak!!
Di makammu, ku menunggu terhenyak, sekuntum kamboja jatuh, diatas nisan lapuk
dan bunga mengering membusuk.
Cinta, bangkitlah engkau!"


Nah, kurasa, menulis untukmu hari ini kucukupkan sampai disini. Capek? ngga. Cuman, ada bagian lain hatiku yang merintih, tiba-tiba plesternya tercabut dari luka-luka yang belum mengering ini,
dan jika sudah begini, aku hanya bisa tertunduk dan istigfar. Semua ini berasal dariNYA, kebahagiaan juga kesedihan dan penderitaan. Tak perlu didramatisir, jalani saja dengan ikhlas.


Adakah ini bermakna untukmu? balas!!

















Friday, February 14, 2003

Masih Rindu



Entah kenapa, tiba- tiba malam ini gue rindu pengen nulis disini. Ga tau ujung pangkalnya yang jelas pengen aja nulis. Udah jadi pedagog rupanya gw. Pengkilah, bahasa umumnya. Ya, berkilah dari kata-kata sebelumnya. Tak taulah cap apa lagi yang bakal nempel. Dan, malam ini rada beda. Ada kerinduan, kebencian, amarah, kecewa, semua kumpul jadi satu.

Gw online. bicara sama beberapa orang yang dulu rasanya deket banget, kini rasanya beda. Ah, bodohnya aku. Dunia terus berubah, sedang gue? Akan terus menjadi bodoh dengan pandangan kusut seperti ini. Kenapa juga gue mesti berharap sama yang namnya teman? Ah. Aku kadang mikir, terlalu banyak berbuat untuk mereka sehingga lupa berbuat untuk diriku sendiri. Rasanya, menjadi individualis lebih menarik sekarang ini. Cinta, sudah terbunuh dihatiku. Demikian juga rasa sayang. Semua mati tepat di hari kasih sayang. Entah kapan ia akan kembali bangkit. Esok? Lusa? Perlukah disesali? Ngga! Aku pengen sendiri. Sendiri menghitung langkah untuk menggapai matahari. How many road must a man walkdown, before he can reach the sky. Tadi kukutip kalimat lagu Blowing In The Wind yang punya banyak makna buat gw. Her answer my friend is blowing in the wind. Sorry, aku ganti his dengan her, karena kutipan tadi memang kutujukan untuk seorang perempuan, yang pernah dekat, lalu begitu jauhnya. jauh dan berubah, sementara gw ga pernah suka menjadi nomer dua.

Oya. Aku ingat beberapa komentar tentang blog ini.
Komentar pertama, Terlalu Private/Personal banget. Tampaknya, si nona ini lupa artinya public, yang sebenarnya bahasa sehari-harinya. Sesuatu yang private, jika disampaikan kepada publik, tak ada lagi sifat personalnya non. Ia akan menjadi sebuah publikasi. Jika misalnya apa yang saya tulis kebetulan pengalaman pribadi, pandangan pribadi atau khayalan pribadi, ketika sudah dipublikasikan, ia akan menjadi suatu wacana publik yang untuk mengatakannya ini sebagai sebuah masalah publik --yang beberapa atau banyak orang pernah mengalami-- dibutuhkan sebuah kejujuran untuk mengakuinya. Ok, misalnya bagi kamu, yang mungkin semua perjalanan hidupmu lancar, maka kamu tak pernah merasakan hal hal seperti yang kutulis, lalu memandangnya itu persoalan personal gw(aku), bukan gw(dia). Begitu mungkin. So? Anda mungkin hanya mengukur dari diri anda sendiri. Cobalah ukur dengan obyektif. Kalau kurang jelas, seandainya anda kasih saya alamat kamu, akan kukirim sebuah novel bagus karya Pramoedya Ananta Toer judulnya, Cerita Dari Blora. Disana kamu akan dapat belajar membedakan batas batas personalitas sebuah tulisan. Lagi pula, klo masalah diluar personalitas yang kamu mau seperti berita umum, sosial politik, budaya pop atau apalah itu bentuknya, buat saya bukan sesuatu yang sulit. Itu masa lalu saya. Hanya masalahnya, yang kek gitu dah banyak. Kamu bisa bacanya di detik, kompas, reuter, cnn.com dll. Banyak kan?

Komentar Kedua, Terlalu Panjang. Hahahaha. Iya juga se. Thanks buat komentarnya. Ini masalah kebiasaan aja se non. Aku terbiasa menulis yang begitu, dan sulit sekadar menulis singkat-singkat seperti yang Non mau. Kalo mau membaca yang singkat-singkat, kan banyak brosur. Baca itu aja cukup kok. Kalau ga tertarik dengan cerita yang panjang, ya silakan close Browser anda. Bagiku, menulis yang panjang berarti memperdalam makna, menyibak keterbatasan kata-kata, memperkuat argumentasi dan yang terpenting eksplorasi pemikiran. Bagaimana menjelajah sisi sisi otak, kiri dan kanan, menari nari dalam bahasa dan kata? Pernah menikmati pergerakan waktu kala anda menulis? Coba de, menulis dengan hati yang plong, lega, tanpa bayang bayang atau dengan bayang bayang yang mengejar, maka disitu rasanya kenikmatan menulis. Berkejar dengan ide, menari dengan makna, dan tentu saja, dengan pedihnya mata didepan monitor. Kepanjangan Ya?

Komentar Ketiga, Isinya Orang Patah Hati. Huahauhuauhaua. Aku pengen ngakak aslinya membaca komentar yang satu ini. Ku kasih tau Non! (kebetulan cewe 3 komentar ini dari cewe). Orang patah hati, tak mungkin sanggup menulis dan mengeluarkan isi pikirannya. Buat saya, terminologi yang tepat adalah orang yang berusaha bangkit dari keterpurukan hati dan disana ia membangkitkan kekuatan hati. Coba perhatikan kalimat tersebut. Dipikir dengan logika aja dee. Masuk ngga di logikamu? klo ngga, artinya kita berdua ngga sanggup berkomunikasi lagi. Singkatnya, ga perlu dibahas. Oya, kamu juga katakan, kata-kata adalah senjata itu hanya berlaku untukku. Inget ngga? Ternyata itu salah Non. Karena dalam terminologi yang seikit bergeser, Al Capone pada taun 30-an sudah menggunakannya. Katanya begini,"Kamu dapat memperoleh uang lebih banyak dengan kata-kata manis dan senjata, dibanding hanya dengan kata-kata manis". Dengan menarik benang merah antara kata dan senjata, mereka berfungsi sama, yakni untuk memperoleh uang. Bedanya, jika dengan senjata, ia akan memperoleh lebih banyak. dari sana, posisi kata dan senjata itu sepadan, sebagai pencari uang. Dengan sendirinya, kata adalah sebuah senjata, senjata adalah kata-kata. Kesimpulannya, bukan gue doang kan yang menggunakan kata-kata sebagai senjata? Karena, aku sendiri memang menjadikannya senjata favorite, bukannya air mata. Dan ini juga bukan berarti mengecilkan makna air mata, karena itu juga senjata,...buat beberapa orang. Bukan itu sangat manusiawi?

So itu saja jawaban untuk komentar-komentar yang ada. Thanks buat attensinya.

Gue juga say thanks buat Yani aka Ammy aka Juleha buat apresiasinya dengan sebuah email yang ia kirim. Ini dia emailnya :


From: Yani Widiyayati [yammy_***@yahoo.com] [ Save address | Block sender ]
To: arifn@operamail.com
Cc:
Subject: :)
Date: Fri, 24 Jan 2003 20:17:34 -0800 (PST)

As AttachmentInline Text Previous | Next
Trash
Assalamualaikum :)

alow le ... keknya ini pertama kalinya aku kirim email ke kamu yaa? hmm ... mo nanya ne ... napa ama blog semarangmu? mana tulisan2mu lagi? aku suka lo baca tulisan2mu. aku musti buka apa lagi biar isa baca tulisanmu? kek nya banyak banget pertanyaannya, liat aja ada 4 tanda tanya :p

oh iya, aku juga suka baca kalam ilahi di blog semarang, aku contek yaa :)

dah dulu ah bye bye le

wassalam

yani




Lalu jawabannya begini:
Tanda tanya pertama, jawabannya: He eh, baru pertama.
Tanda tanya kedua, jawabannya: Blognya gak knapa knapa, gue nya yang kenapa-knapa. Hehehe. Biasa, efek terlalu banyak begadang.
Tanda tanya ketiga, jawabannya : Banyak tu... di hardisk sama di buku harian gue. Hehe tumben gw bisa nulis pake pulpen, anytime anywhere. kemajuan pa biasa aja se?
Tanda Tanya Ketiga, jawabannya : pertama, lo buka donk arsip arsipnya, kedua lo buka emailmu, kirim email ke gue yang menjelaskan dimana alamatmu, insya allah akan kukirim edisi print outnya. Lengkap ma tanda tangan gue deee :P~, trus di mana lagi? ada di beberapa blog lain yang alamatnya mmm.. ga bisa gw publikasikan. Thanks.

eh..nyontek ya? :P`~~~~~~ uuu.. tambah tinggi ga non? pa masih kek yang dulu?

Monday, January 06, 2003

a kiss of goodbye



Pada akhirnya, saya akan tutup waktu saya disini. Baru aku sadari, ada sesuatu yang hilang disini. Yeap. Arsip2 blog ini. Saya tau siapa yang melakukannya, karena hanya dia yang tau id dan password saya. Rupanya, belum cukup ia menghancurkan hidup saya, dan ketika saya berusaha untuk kembali bangkit, ia kembali merubuhkannya. Tak perlu saya sampaikan siapa dia, hanya akan saya katakan, saya tau siapa dia.

Sulit memang, mengatasi beberapa masalah yang sebelumnya saya hadapi, namun akhirnya itu smua bisa saya atasi. Tapi kini, smua ini usai. Tak ada lagi tarian kata dan hati. Ia semua berubah menjadi dendam. Ia, kembali menghancurkan saya. Catat!

Kepada yang lain, maaf. Semua saya remove. Biarlah ini menjadi tinggal kenangan. Waktu akan menjadi saksi, ia telah mendzalimi saya lagi.

wallahul muwaffiq illa aqwamith tharieq.

Sunday, January 05, 2003

just smile :)



Its Ok Vi, biasa, banyak yang aneh diluar sana. Jangan ikut2an ya? Gimana taun barumu non? Ada yang berubah? jangan bilang masih seperti kemaren. Its bad! and,,.. tau ga? kamu orang no. 1 yang type *muach* buat gw tahun ini. Hehehehe. sapa mau jadi nomer selanjutnya? heuhuehuehuhee....
Hi Rif

Arifffffffffffff...kangen nich
hehehhe...
Sorry yah Vi ga tau tuh siapa yg pake nama kmu..
jadi bingung deh,anyway im so sorry..CUEK sajalah ok!
TRimakasih yah dah ngisi blog Vi..udah yah *muachh*ciao!

Saturday, January 04, 2003

Answer for a lil que



Hey hey hey...
ada sebuah pertanyaan menarik diawal tahun ini, dari seorang sobat yang baru saja, memulai sebuah persobatan, melalui perkenalan yang sebenarnya biasa-biasa saja, namun menjadi agak lain, mengingat waktunya. Yeap, pada menit-menit akhir menjelang ganti tahun, tahun lalu itu. Ia menjadi perkenalan terakhirku ditahun 2002. Awalnya, aku mengira ia adalah temen seangkatan di kampus mengingat nama yang nyaris sama, namun ternyata bukan. Kawan seangkatanku itu, namanya Cok Istri Nila Laksmi, namun yang baru saja aku kenal ini, dengan segala kemiripan, ternyata namanya bukan itu, melainkan Cok Istri Laksmi Dewi, yang pertama kusapa, kutanyakan apakah ia Cok Amy kawanku itu. Biasa saja sebenarnya, perkenalan awal yang berawal dari salah kira atau salah sangka. Tapi, ujung-ujungnya tetap saja sama:berkenalan.

Lalu, kenapa dan ada apakah gerangan hingga aku menulisnya disini? Sesuatu yang luar biasa? Ya, begitulah. Bukan dari sosoknya, karena memang belum bertemu, melainkan dari sebuah email yang ia kirim kembali, reply dari emailku sebelumnya sebagai tanda kesopanan say hello ke kawan baru. Dalam balasannya, ia --tanpa tendensi apapun-- mempertanyakan atau lebih tepatnya meminta pendapatku tentang dua hal yakni, tentang nasib dan teman. Apakah aku percaya pada nasib dan bagaimana pendapatku soal teman. Pertanyaan yang sederhana sebenarnya, namun punya makna yang dalam. Karenanya, kutulis disini agar jika jawabanku ada yang kurang, ada kamu, kamu dan kamu, yang kiranya bisa melengkapinya. Inilah dasar sebenarnya, mengingat dua hal itu seringkali mengaduk emosi dan perasaan kita.

OK, bagaimana jika dimulai dengan sebuah pengalaman?

Satu sore, di tahun 1996, ketika aku melintas di gang menuju kost ku, aku melewati sebuah rumah kost kawan lain, yang adalah kakak kelasku. Aku diminta mampir dan singga ke tempatnya. Lalu mampirlah aku, yang rupanya dalam salah satu kamar dirumah itu, ada sebuah pesta kecil yang menarik. Arak bali, seloki, dan musik techno. Menoleh kedalam kamar itu, seorang lelaki gondrong
yang rambutnya lebih panjang dari rambut simanja, memerah dan sepertinya pecah-pecah. Matanya tajam, menatapku tajam. Sudah ON rupanya dia. Lalu, sebelahnya, seorang lelaki lain, yang sudah kukenal sangat sangat dekat. Ia namanya Dodo. Founder SBSI di bali, yang waktu itu belum sampai pada level itu. Musik meletup-letup, lelaki gondrong tadi, menggeleng-gelengkan kepala menikmati musiknya. Di belakangku, berdiri si Barda, kakak kelas yang tadi memanggilku untuk mampir. Terdiam sejenak aku dipintu kamar itu,
sampai akhirnya Dodo mulai bicara,

"Heh, Rif!. Sini duduk. Kenalin, ini kawanku, kakak kelasmu, namanya Qoran".

Ia memperkenalkanku dengan lelaki gondrong tadi, yang ternyata bernama Qoran, yang ternyata adalah kakak kelasku sendiri, bahkan salah satu sesepuh dikampusku. Kelak kutahu nama sebenarnya adalah Ketut Suryawan, dan hubungan kami lebih dari yang terbayang di awal mula ini.

Setelah perkenalan singkat, diadakan ritual kecil bagiku, penyambutan dengan satu sloki arak yang itu merupakan kali pertama aku menyentuh minuman itu. Hangat dibadan, dan terasa ada sensasi lain. Yang pernah ngerasain pasti tahu.

Yang, terjadi kemudian adalah sebuah omongan orang setengah mabuk tentang perihal yang sampai kapanpun, akan kuingat.
Dimulai dari Dodo, ia mulai bicara.

"Rif, kamu tau Qoran ini kakak kelasmu, dia orang Bali, dia kawanku, dia temanku, dia saudaraku," setengah mabuk dan tersendat ia bicara. Lanjutnya,

"Kamu kawanku, maka dia juga kawanmu, saudaramu. Apalagi kamu perantau, jangan lupakan tiga hal ini, pertemanan, perkawanan dan persaudaraan. Jika kamu ada masalah disini, siapa lagi yang bisa menolong, selain kawan-kawanmu, saudara-saudaramu yang kau temui disini".

Sambil tertawa, Qoran menambahkan,

"Diantara kita, semua sama. Tak ada saya nak Bali, kamu nak jaba (luar). Kita teman, saudara. Bener kata Dodo, kalau kita ga punya teman, siapa yang akan bersama kita ketika kita seneng kayak sekarang, atau kamu ketika susah?"

Aku hanya terdiam dan lalu meng-iyakan. Memang sensasi arak ini luar biasa, hingga selanjutnya, diantara kami tak ada sesuatu yang terlihat baru. Suasana cair dan obrolan tentang makna pertemanan berlanjut.

Sejak itu, perbendaharaan kataku bertambah tiga kata: pertemanan, perkawanan dan persaudaraan. Sempet bingung juga aku mengartikan ketiganya, bukankah semua itu ada perbedaannya, tapi kenapa dirangkai dengan koma dan bukannya kata "lalu" yang menunjukkan tahapan? Belakangan kusadari, semua itu tak ada bedanya. Itu hanya kata, yang mungkin sedang diucapkan orang yang sudah mabuk dan memaknai semuanya dari alam bawah sadarnya. Kesemuanya, tiga kata itu, menuntut satu kondisi yang sama yakni kesetaraan. Tak peduli dia orang mana, suku apa, miskin-kaya, nakal-santun, selama mampu terjalin silaturahmi, kenapa tidak?

Dalam pertemanan, tak ada satu yang lebih tinggi tingkatannya, termasuk status sosial sekalipun. perkawanan, menyiratkan satu makna keterbukaan. Senangku adalah senangmu, sedihku terkadang juga sedihmu. Dalam persaudaraan, satu disakiti, lainnya akan sakit. Begitulah makna yang kemudian kurasa menjadi kandungan moral obrolan sore itu, yang kemudian, ia dihadapkan pada proses dalam menjalaninya. Setia dalam proses itu, adalah ujian terhadap beragam karakter manusia lain. Jadinya, tak peduli Dodo seorang pemabuk, atau Qoran yang orang Bali asli, mereka adalah teman, kawan, saudara, yang kemudian teruji kesetiakawanannya, sampai sekarang jadilah kami menjadi sebuah tali persaudaraan yang erat.

Satu ketika, aku kelaperan, ga ada duit, seharian blom makan. Aku datang kerumah qoran, dan terus terang berkata,

"wak Ran. Seharian blom makan neh, ada nasi?".

yang kemudian keluar, bukan hanya nasi, beberapa lembaran rupiah pun meninggalkan dompetnya untuk pindah ke kantongku. Kali lain, ia datang ke kost,

"Rif, ini ada tanah, luasnya sekian, coba buatin beberapa gambar rumah satu lantai saja. Butuh 5 kamar, dua kamarmandi. Di sudut sini sanggah, lainnya coba kamu atur."

Esoknya ia kembali, dan beberapa pilihan gambar denah ia dapatkan. Dan selanjutnya salah satunya kini sudah jadi sebuah rumah di karangasem. Ketika ia mau bawa gambar itu, pertanyaan singkat keluar dari mulutnya, "Sudah Makan?"

Yeap...hal-hal yang kelihatan kecil, ternyata itulah yang memelihara hubungan sebuah pertemanan. Saling menghargai, terbuka, jujur dan tidak saling memanfaatkan secara picik. Namun, itu tak berarti menegasikan cekcok dan pertengkaran. Pertengkaran, cekcok dalam pertemanan adalah warna dan sensasi lain dalam pertemanan. Keberhasilan dalam menghadapi fase ini, adalah keberhasilan
menjalani proses pertemanan. Beda pendapat, cekcok itu lumrah dan ketika kita bisa mengatasinya dengan pikiran yang jernih,
dewasa melalui diskusi yang terbuka, maka kenikmatan berteman ada disana. Sebaliknya, jika dihadapi dengan sikap kerdil, hilanglah seorang teman dalam hidupmu.

Tak jauh jauh contoh untuk ini. Vera (Ophie^), adalah salah satu contoh yang paling dekat.

Aku dan dia, kawan kenal di irc sini yang lalu berlanjut di darat. Selama kami kenal, bisa ditanya sama dia, berapa kali kami marahan, ngambek-ngambekan. Terkadang berawal dari dia, tak jarang berawal dari aku. Namun, lebih sering rasanya berawal dari aku, yang ujung-ujungnya membuat dia nangis. Ehm. Tapi syukurnya, smua itu bisa diatasi dengan tentu saja mengalahkan ego kami. Ego dia atau aku. Dan jangan lupa, dalam kondisi kayak gitu, peran pihak ketiga juga kuat. Dalam kasus aku ma vera kemaren, aku dah lama tau bahwa tujuannya baik, dan uhm..sangat baik sebagai teman, hanya saja, emosi, ego dan keakuan yang berkuasa padaku teramat kuat, hingga banyak kawan lain yang menyayangkan hal ini. Si Ika bilang, vera itu teman yang baik. Dia itu sayang ma mas, begitu kata nya.

Lalu simanja, yang juga berkata,"she is a valuable friends mas". Juga si timus, yang membodoh-bodohkan aku, "kalo bukan temen, sapa lagi yang bisa ngomong kayak gitu, mau ngasih masukan,"begitu kira-kira dulu si Timuss bicara. yah, namanya egois, gitu deh, sampai akhirnya Monik, --yang pada akhirnya tahu dari Vera sendiri tentang situasi pertemanan kami-- yang bicara. Nyerah deh gw pada ego, dan menyadari sebuah kesalahan. Kini, aku bisa senyum lagi, dan berteriak memanggilnya... "mbahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh".


Hey Cok Amy, itu sedikit penggalan kisah dan pemaknaanku tentang teman. Ada yang kau dapat? Jika kurang, kawan lain akan melengkapi.

Lalu, selanjutnya soal nasib.
Percaya atau ngga ya? mari kita lihat konteksnya.

Kalo saya bicara soal nasib, maka tak bisa dilupakan satu yang lain, Takdir. dalam keyakinanku, keduanya tak bisa dipisah, nasib dan takdir. Keduanya adalah ketentuan dari Yang Maha Kuasa, yang membedakannya, peran manusia didalamnya. Nasib baik, atau buruk, masih bisa dirubah manusia yang bersangkutan, tapi tidak dengan takdir. Takkan berubah nasib suatu kaum, sampai mereka sendiri mau merubahnya. Tapi belom pernah saya dengar soal takdir. Adakah ia bisa dirubah? Saya belum menemukan jawaban untuk itu.

Bagaimana merubah dan perubahannya? rasanya itu ada dalam perasaan, juga tak lepas dari pengharapan. Bagaimana melihat sebuah harapan, bagaimana menempatkan harapan itu pada kenyataan, menjalaninya, melihat celah yang menghambat
atau mendukung dan sebagainya dan sebagainya, kurang lebih sama dengan yang kutulis sebelumnya. Bedanya, jika dikaitkan dengan nasib, terkadang kita menilai nasib itu dari korelasi hasil dari pengharapan dan kenyataan yang ada. Jika harapan kita tak sampai, dan jauh dari kenyataan yang ada, terkadang kita mengatakannya bernasib sial. Sebaliknya jika semuanya matching, kita mengatakannya bernasib baik. Nah dari sinilah, jelas bahwa ia bisa dirubah, tergantung kembali bagaimana kita memandang hal-hal yang melingkupi harapan itu. ATGH, istilah yang populer pada masa ORBA dulu, Ancaman Tantangan Hambatan dan Gangguan.
Semuanya tergantung presepsi kita terhadap smua itu. Bisa kan?



note: say hello to wak Ran, Dodo, Barda dan beberapa nama lain, buat Vera. salam dr sebelah kamar yang rambutnya saingan ama kamu, romantis itu lho lagu2 nya....

Thursday, January 02, 2003

Surat Cinta Untuk Ibu



Ibu..
siang ini, aku bersama kawan-kawan di kost masak agak beda dari biasanya. Kami masak nasi, dengan sayur daun singkong dan lauk ikan laut yang bentuknya kecil-kecil. Entah apa namanya, aku ga tau. Hanya, kawan-kawan sering sebut itu iwak kucing (ikan kucing). Lalu sambelnya, sambel padang, yang kubuat sendiri sesuai dengan ilmu yang kudapat dulu di Padang Jaya. Pagi tadi, aku bersama temanku pergi kepasar, dan mendapatkan semuanya disana. Hujan rintik-rintik membasahi kami, bahkan hingga kini ketika kutulis ini untukmu.

Lalu, seusai semua masakan tadi siap, ikan yang digoreng, sambel yang masih di wajan, dan daun singkong yang direbus campur bleng, maka kami ber enam ramai-ramai menyantapnya. Taukah engkau apa yang terjadi? Sambelnya kurang. Namun, itu tak mengurangi kenikmatanku menikmati itu semua. Itu rejeki kami kan? itu anuerah dariNya. Aku bersyukur hari ini masih bisa
makan dengan penuh kenikmatan, dengan penuh kebersamaan. Aku berdoa, semoga kenikmatan ini terus kami dapatkan. Ibu dirumah masak apa? Nanti kalau aku kembali, cerita ya..dan aku mohon jangan ibu menangis ketika makan, tak perlu bersedih mengingat aku disini. Aku tetap bisa bertahan kok dengan semua yang ada disini. Aku tidak sendiri kan?

Dan Bu, taukah engkau saat ini aku sambil mendengar lagu-lagu lembut Ebiet G. Ade. Bukan hanya aku, kawan-kawanku yang lain, seperti si Bambang pun menyukainya. Banyak ia bertutur lewat liryk-liryk lagunya. Penuh kelembutan. Kapankah aku bisa menulis seperti dia ya, yang mempersembahkan keindahan untuk mereka yang mendengarnya, yang memberi keteduhan kepada mereka yang menyimak bahasanya. Doakan aku Ibu, agar aku bisa bahagiakan engkau dan mereka yang bersamaku, penuhi semua
harapanmu, menjadi kebanggaanmu.

Ibuku sayang, banyak cerita kulewati disini, dan aku selalu takut menuturkannya padamu. Aku takut ibu sedih, juga kecewa padaku. Kuliah yang tak juga usai, dan engkau terus memberiku. Kapan aku bisa membalasnya? Bukankah Dilla dan Rizcha juga membutuhkan hal yang sama? ah, sungguh aku malu, setua ini belum juga mentas dari naunganmu. Sebenarnya aku telah mampu
membangun hidupku sendiri, hanya beberapa hal aku belum bisa mengatasi seorang diri. Ibu tau? Aku semakin dewasa, semakin tua. Dan taukah ibu, kebutuhanku tak lagi sekadar apa yang kumakan, aku membutuhkan banyak yang lain juga, yang sering aku menangis karenanya. Oh, ibu, jangan berfikir anakmu ini cengeng, atau tak tabah menghadapi semuanya. Aku tabah, aku kuat, juga perkasa dan aku siap menghadapi semuanya.

Hanya saja, ingin kusampaikan, aku mempunyai cinta yang lain kini. Cinta pada seorang perempuan indah, yang menuturkan banyak keindahan bagiku, yang membuat hatiku menari-nari dalam segala musim, juga yang memberiku berbagai makna yang sebelum ini tak mampu ku ungkap. Aku mencintainya ibu. Mencintai seperti bunga yang segar di selimuti embun, yang kurasa ia tak kan layu oleh musim. Ibu, tengoklah ia yang begitu anggun dan ayu. Ia menunjukkan padaku wajah lain kehidupan, aku bersyukur menemukannya. Ia, terindah yang pernah kulihat dan kusapa. Kelak, jika waktunya telah tiba, akan kubawa ia menghadap kepadamu ibu, akan kutunjukkan bahwa anakmu ini sanggup membangun hidupnya, tak terkecuali kehidupan cintanya. Benar memang, banyak waktuku tersita olehnya, beberapa kali ia ingin meninggalkanku, beberapa kali ia tak ingin menyusahkanku, namun selalu kembali.
Terkadang aku musti mengejarnya, tak jarang pula ia yang kembali datang padaku.

Pada saat itulah aku berkesempatan menatap wajah lain hidupku. Wajah buram, ceria, riang yang takkan mampu kutuliskan padamu,
kecuali engkau menatap mataku. Juga, jika ibu tatap matanya, selami hatinya. Ibu akan melihat sebuah taman indah yang begitu teduh dan menenangkan hati, dimana gemericik air dan kicau burung saling melengkapi, bunga berbunga yangn penuh keharuman, dan sinar matahari yang selalu hangat. Sebuah tempat yang indah bukan wahai ibu? Anakmu ini, betah berlama-lama didalamnya.
Sabar saja ya ibu, jika waktunya tiba, ia akan hadir dihadapanmu, bersamaku. Kuberitahukan namanya, Monik. Monika Gusti Abdullah. Moningka nama kecilnya. Kini, saat ini, aku tengah menulis pendahuluan cerita cinta untuknya, yang bukan dongeng, bukan juga lelucon. Sebuah novel cinta yang kelak akan kuberi judul,"Novel Tjinta oentoek Moningka".

Tak melulu, ia bicara tentang cinta, tak melulu ia berisi kerinduan. Akan kuceritakan padanya, tentang kampung kita, kota kita, saudara kita dan orang orang dikampung kita. Juga, akan kuceritakan semua makna kehidupan yang kubaca, semua makna hidup yang kulalui. Untuknya, untukku, dan mereka yang lain, yang menyimak ini semua.

Ibu, terkadang aku menulis semuanya dengan bangga, bahagia, riang. Tak jarang aku arogan, meringis, menangis dan liar. Akan kutunjukkan padanya, tentang siapa aku, siapa kita agar ia mengenal, tak sekadar tau. Bukankah dengan saling mengenal, kita pun akan semakin saling menyayangi? Tak kenal maka tak sayang, begitu kata pepatah.

Ibu, hujan semakin deras siang ini, dihari kedua tahun 2003 ini. Tahun yang kujanjikan kelulusanku. Untuk itu, aku mohon doa restu ibu, agar aku bisa mencapainya. Kupersembahkan itu nantinya untukmu, moningka dan dan keponakan-keponakan lain, yang ketika dulu aku pulang ke kampung kita, akan dititipkan padaku oleh ayah mereka. Seperti pakde Palal, yang dulu bertutur begini,

"Yo wes le, ndang li tamat. Mengko, aku titip ponak'anmu siji. Sopo meneh seng iso dititipi".

Dalam keteduhan hujan ini pun, kupanjatklan doaku untukmu, agar engkau selalu berbahagia, tabah dan panjang usia. Aku yakin Ia mendengarnya. Aku cukupkan disini ya ibu, lain kali akan kusambung.

Wassalam.




Ini Tulisan Si Anak_Pantai, alisan Jenggot yang siang tadik ngetik di kompie gw. Trus, dia nulis ini:

G-Lines memories



saat kuberlindung dalam pelukan lina,
langsung kukenal... ryzza...
hampir ku tenggelam aneh senyum tawanya...
juga kukenang hey yanies..
baru terpesona lihat sinar matanya ..
tambah ku kenal ninis
lagi kuterbuai dalam kisah hayalnya....
aku tak sadarkan diri....
aku dibawa terbang.....
ke alam mereka.....
aku dibawa rebah...di rumput hijau....dalam imaji 5 dimensi....
kucumbu....
die...
Selamat Tahun Barruuuuuu 2003, semogaaa....apa yah... ehhmm ya seperti kata arip aja deh :P~ --- BoTax ---